Berita > Seputar TKI
Tiga PMI Ini Dipulangkan Karena Agen Lalai Memperpanjang ARC
23 Feb 2021 13:45:00 WIB | Hani Tw | dibaca 1644
Ket: Lupa Perpanjang ARC Tiga PMI Ini Dipulangkan, Yang Masih di Taiwan Periksa ARCnya
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - Tiga orang Pekerja Migran asal Indonesia (PMI) terpaksa harus meninggalkan Taiwan dan harus kehilangan pekerjaannya karena masa berlaku Alien Resident Certificate (ARC) sudah habis dan tidak diperpanjang lagi.

Sebagaimana disampaikan oleh TIWA, dalam setahun terakhir mereka menerima tiga kasus pengaduan tentang pekerja migran yang overstay atau masa berlakunya ARC habis, PMI tersebut adalah Asi, Yadi, dan Adi.

Ketiga kasus PMI tersebut permasalahannya hampir sama, yaitu karena mereka pindah majikan namun baik majikan dan agency tidak melakukan perpanjangan ARC padahal mereka sudah menyerahkan ARC yang lama ke agen dan sudah mengingatkan agen.

Oleh karena itu, karena kelalaian mereka, ketiga PMI tersebut selain kehilangan pekerjaan, mereka harus meninggalkan Taiwan, serta harus membayar denda karena masa berlaku ARC.

Menurut keterangan imigrasi, masa berlaku ARC mereka sudah habis rata-rata sekitar 300 hari. Sesuai dengan peraturan imigrasi Taiwan, bagi warga asing yang masa berlaku ARC habis harus meninggalkan Taiwan dan juga wajib membayar denda.

TIWA mengatakan, dalam kasus tersebut baik agen maupun majikan mengakui bahwa mereka salah, namun akibatnya Departemen Imigrasi mendeportasi PMI tersebut pulang ke Indonesia.

Dalam Konferensi pers di depan kantor imigrasi kemarin (22/2), TIWA mengatakan, hal ini tidak hanya melanggar hak pekerja migran bekerja di Taiwan, tetapi juga para majikan yang sangat membutuhkan bantuan tenaga dari pekerja migran menjadi korban.

Sementara itu, imigrasi mengingatkan kepada warga asing di Taiwan supaya memperhatikan masa berlaku ARC. Dalam waktu sebulan sebelum masa berlakunya habis segera diperpanjang.

Apabila masa berlakunya habis sudah lebih dari sebulan maka harus meninggalkan Taiwan setelah membayar denda. Akan tetapi, apabila masa berlakunya habis belum genap sebulan masih bisa diperpanjang lagi setelah membayar denda.
(HNI/, 23/02)
Universitas Terbuka Riyadh
-