Berita > Seputar TKI
CECC: Mulai 1 Maret Warga Asing Pemegang ARC Diizinkan Masuk Taiwan
23 Feb 2021 07:48:08 WIB | Hani Tw | dibaca 1040
Ket: CECC: Mulai 1 Maret Warga Asing Pemilik ARC Diizinkan Masuk Taiwan
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - CECC Taiwan mengumumkan pemberlakuan program pencegahan pandemi musim gugur dan musim dingin yang diberlakukan sejak 1 Desember 2020 akan berakhir pada 28 Februari 2021 nanti.

Dalam siaran persnya (22/2) CECC mengatakan, dengan berakhirnya program tersebut direncanakan mulai tanggal 1 Maret warga asing atau pekerja asing yang memiliki ARC sudah diizinkan masuk atau transit di Taiwan.

Untuk mengurangi risiko penularan dalam negeri serta untuk menghindari beban sistem perawatan medis, semua penumpang yang masuk atau yang transit di Taiwan harus melampirkan laporan negatif PCR dalam waktu 3 hari sebelum naik.

Apabila ada penumpang yang terbukti hasil laporan testnya tidak jujur atau palsu, menolak, menghindar atau menghalangi tindakan karantina, akan dikenakan denda antara NTD 10.000 hingga NTD 150.000.

Namun, sebagaimana dilansir website resmi CDC Taiwan (22/2) bagi mereka baik Itu warga Taiwan maupun pekerja asing yang memiliki ARC, apabila mereka kesulitan melakukan test PCR sebelum keberangkatan, mereka bisa melakukan test setelah mendarat di Taiwan.

Selanjutnya, mereka yang masuk Taiwan harus melakukan karantina. Mereka boleh melakukannya di penampungan karantina terpadu atau di tempat lain dengan syarat satu orang satu kamar.

Selain Itu, untuk menghindari pencegahan epidemi komunitas, semua masyarakat diwajibkan mengenakan masker apabila keluar masuk di 8 tempat yang masuk kategori wajib pakai masker.

Apabila sudah diperingatkan untuk mengenakan masker akan tetapi tetap mengindahkannya, maka akan dikenakan denda antara NTD 3.000 hingga NTD 15.000.

Adapun delapan tempat tersebut sesuai anjuran CECC antara lain, institusi perawatan medis, transportasi umum, pusat perbelanjaan, tempat pendidikan dan pembelajaran, tempat pameran dan kompetisi, tempat hiburan, acara kegiatan yang berskala besar, dan tempat keagamaan.
(HNI/, 23/02)
Universitas Terbuka Riyadh
-