Berita > Seputar TKI
Migrant CARE Malaysia: Hentikan Eksploitasi Pekerja Migran yang Meninggal karena Covid-19
24 Jul 2021 22:10:42 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 711
Ket: Alex Ong
Foto: Alex Ong
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Migrant CARE mendesak Pemerintah Malaysia untuk segera menghentikan aktivitas perusahaan jasa pemakaman jenazah yang mengeksploitasi komunitas rentan dan warga asing (migran) yang meninggal dunia karena COVID-19.

Eksploitasi yang dimaksud yaitu soal biaya pemakaman warga asing yang meninggal dunia karena Covid-19 yang sangat mahal, bahkan hingga dua kali lipat dari biaya pemakaman warga lokal.

Koordinator Migrant CARE Malaysia, Alex Ong mengatakan, pihaknya merasa sangat kesal ketika mendapat aduan dari keluarga pekerja migran yang tidak mampu membayar biaya pemakaman karena dikenakan biaya yang sangat mahal. Padahal, menurut Alex, semua orang mempunyai berhak mendapatkan pemakaman yang sewajarnya.

Organisasi non-pemerintah yang fokus terhadap isu-isu pekerja migran di Malaysia tersebut menyatakan banyak mendapat pengaduan terkait persoalan ini.

“Minggu ini kami terpaksa ikut campur untuk membantu menguruskan tiga kasus kematian pekerja migran terkait Covid-19 karena perusahaan jasa pemakaman jenazah mengenakan biaya yang jauh lebih tinggi dibanding warga lokal,” kata Alex Ong dalam siaran pers-nya, Sabtu (24/7).

news rilis Alex Ong
Ket. foto: news rilis Alex Ong
Sumber foto: Alex Ong



Lebih lanjut Alex menambahkan, persoalan ini semakin hari semakin menjadi-jadi. Untuk itu, kata Alex, perlu segera ada tindakan tegas dari Pemerintah Malaysia karena menurutnya, tindakan mengenakan biaya pemakaman yang sangat tinggi adalah tidak adil dan tidak berperikemanusiaan.

“Kami berharap Pemerintah Malaysia segera bertindak untuk menghentikan perkara tak bermoral ini karena bisa menimbulkan masalah lain, tidak hanya masalah domestik tapi juga masalah antar bangsa,” tegas Alex.



(FK/, 24/07)

Universitas Terbuka Riyadh
-