Berita > Sosok
Omit Sumitra, SP. Pejuang Harapan Purna TKI Jawa Barat
25 Nov 2015 21:59:23 WIB | Abdul Hadi | dibaca 2639
Ket: Sosok Pejuang
Foto: Abdul Hadi

Karawang, LiputanBMI - Omit Sumitra, adalah sosok yang tidak mengenal lelah, selalu ceria, responsif, setiap kata yang dikeluarkannya selalu mengandung motivasi dan solusi,ahlidan mumpuni dalam menyerap potensi lokal, memantapkan sikap dan mental Purna TKI, mengajarkan tentang nilai harga terhadap karya yang diciptakan, mengajarkan inovasi teknologi (bagaimana menciptakan sesuatu yang tidak bernilai menjadi bernilai dan atau meningkatkan nilai daya tawar nilai produk yang sudah ada, serta bagaimana menjadikan TKI Purna mampu berwirausaha mandiri, itulah kesimpulan setiap peserta program pemberdayaan terintegrasi yang dilakukan oleh BP3TKI Bandung di wilayah Karawang Wetan.

“Modal yang paling berharga untuk melakukan wirausaha adalah karunia Hand (tangan), Head (Kepala/Akal) dan Heart (Hati). Bukan UANG!!!”. Ia menjelaskan “bahwa anugerah Allah SWT. Yang paling besar adalah tiga hal tersebut di atas, sangat naïf jika seseorang selalu mengatakan bahwa modal usaha adalah uang. Uang tidak akan mempunyai arti apapun, jika ketiga hal tersebut di atas tidak dimiliki oleh seorang wirausahawan”. Jelasnya kepada tim liputanbmi.

Wirausahawan atau yang lebih dikenal dengan entrepreneurship adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Seorang wirausahawan dalam pikirannya selalu berusaha mencari, memanfaatkan peluang usaha yang dapat memberi keuntungan.

Islam Suseno, salah satu peserta program edukasi terintegrasi mengatakan: “Jika saya bisa duduk dan selalu ada di samping Pak Omit, Insya Allah saya bisa menjadi seorang pengusaha yang kaya raya”, terangnya kepada tim liputanbmi dengan penuh optimis.

Jika Pak Omit hari ini bisa mempunyai 1700 Kafe dan kuliner di Kota Sukabumi, “maka saya dalam jangka waktu sepuluh tahun bisa memiliki 2000 Kafe dan kuliner”. Jelas Islam Suseno dengan penuh semangat setelah mengikuti pelatihan analisa SWOT (Strong, Weakness, Opportunity, Treatment) diakhir pernyataan kepada liputanbmi.

(HDI, 25/11)

Universitas Terbuka Riyadh
-