Berita > Seputar TKI
Gaya Hidup Konsumtif, TKI Purna Gagal Sukses
25 Nov 2015 06:12:32 WIB | Abdul Hadi | dibaca 1753
Ket: Gagal Sukses
Foto: Abdul Hadi

Karawang, LiputanBMI - Ada fakta yang tidak bisa dipungkiri, mengapa seorang TKI hanya mampu merpertahankan uangnya hanya dalam hitungan satu sampai tiga bulan ketika pulang ke Indonesia? Dan setelah itu ingin balik lagi menjadi seorang TKI di Luar Negeri.

Hanya satu jawabannya, karena dia mengelola keuangan dengan buruk. Kebiasaan gaya hidup yang konsumtif, tidak berperhitungan, tidak punya perencanaan, penyusunan dan pengendalian dalam penggunaan uang yang jelas, hal ini menjadi faktor utama seorang purna TKI gagal sukses hidup di negeri sendiri.

Delta, SH. MM. selaku Kepala BP3TKI (Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI) Bandung menjelaskan, “Kami sangat mengapresiasi kesulitan yang dialami kawan-kawan BMI (buruh migrant Indonesia), mari kita kawal dengan baik program terintegrasi ini agar target program tercapai, salah satu materi edukasi dan pemberdayaan terintegrasi ini adalah bagaimana seorang purna TKI mampu merencanakan, menyusun dan mengendalikan uang dengan baik dan benar”, tuturnya kepada Neng Hany dari BMI-SA selaku pendamping.

Yogy Noor Hidayat, salah satu Nara Sumber menjelaskan: “bahwa seorang purna TKI tanpa mampu merencanakan, menyusun dan cara mengendalikan uang dengan baik dan benar, pasti ia akan balik lagi menjadi seorang TKI di Luar Negeri, dan begitu seterusnya akan berulang-ulang”, tuturnya kepada tim liputanbmi di akhir sesi hari kedua program pemberdayaan terintegrasi yang dilakukan BP3TKI Bandung.

Menurut informasi yang didapat tim liputanbmi dari salah satu panitia pemberdayaan terintegrasi BP3TKI Bandung (Tanti), bahwa mulai dari hari ketiga sampai hari terakhir (25-28/11/2015) adalah edukasi Lapangan dan praktek. Hal ini akan dipandu langsung oleh Bapak Omit Sumitra, Ketua LSP-P1 (Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama)/Kabid teaching factory SMKN 1 Cibadak yang bergerak di bidang Teknologi Pangan dan Teknologi Hasil Pertanian selaku mitra BP3TKI Bandung dalam program ini.

(HDI, 25/11)

Universitas Terbuka Riyadh
-