Berita > Komunitas
TKW Pasangan Sejenis di Hong Kong Jadikan Boneka Sebagai Anak Angkat
28 Oct 2015 07:06:42 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 854
Ket: boneka
Foto: Sindonews

Hongkong, LiputanBMI - Sejumlah pasangan TKW di Hong Kong yang melakukan pernikahan sejenis membeli boneka untuk dijadikan sebagai anak angkat.Fenomena ini diketahui sudah berlangsung beberapa tahun belakangan ini di Hong Kong.

Karena selain sudah secara vulgar bermesraan di tempat publik, setelah menikah, biasanya mereka membeli boneka untuk dijadikan sebagai anak angkat.

"Kebiasaanya yang sudah satu tahun (menikah), mereka membeli boneka dan boneka itu betul-betul dianggap sebagai anak mereka," kata Ketua Forum Ulama Umat Indonnesia (FUUI), Athian Ali, di Bandung, Selasa (27/10/2015).

Melihat fakta itu, dia menyebut itu bukan hanya persoalan ketertarikan terhadap sesama jenis. Ada hal lain yang memengaruhi sikap mereka.

"Jadi sangat luar biasa itu kalau saya lihat. Ini sudah (masalah) psikis, ini sudah tidak normal secara kejiwaan," ungkapnya.

Boneka itu pun sudah benar-benar dianggap seperti anak sendiri. Mereka memberikan perhatian dan perlindungan selayaknya pada anak manusia.

"Katanya kasusnya pernah mereka sedag berjalan sambil gendong anak (boneka) itu lalu anaknya kesenggol warga negara Hong Kong dan jatuh boneka itu. Dia lapor ke polisi bahwa anaknya jatuh karena disenggol. Jadi sudah sampai pada kondisi seperti itu," jelas Athian.

Tak hanya itu, pasangan sejenis itu juga membayarkan zakat fitrah saat menjelang Idul Fitri.

"Mereka datang ke Kedutaan menjelang Idul fitri membayar zakat fitrah, ini katanya zakat fitrah saya, ini untuk pasangan saya, dan ini untuk anak saya," tuturnya.

"Jadi kesadaran beragamanya masih ada, anak dibayarkan zakat fitrah, cuma anaknya boneka itu," cetus Athian.

Sumber : koran Sindo
(JWD, 28/10)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki