Berita > Seputar TKI
RS Chang Gung Linkou Raih Sertifikasi Rumah Sakit Ramah Muslim
15 Oct 2020 11:30:55 WIB | Hani Tw | dibaca 265
Ket: Rumah Sakit Chang Gung Linkou meraih Sertifikasi Rumah Sakit Ramah Muslim
Foto: Taiwan today
Taipei, LiputanBMI - Baru-baru ini, Rumah Sakit Chang Gung di Linkou telah berhasil memperoleh sertifikat “Lingkungan Ramah Muslim” dari Asosiasi Muslim Taiwan. RS Chang Gung telah menerapkan kebijakan “One Country One Center” dan meningkatkan pengadaan fasilitas, seperti papan petunjuk arah, penyediaan makanan, hingga pelatihan bagi tenaga medis, untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang ramah Muslim.

Kepala Rumah Sakit Chang Gung, Cherng Wen-jin, menjelaskan RS Chang Gung diberi tanggung jawab untuk menangani Malaysia dan Brunei, yang merupakan negara-negara Muslim. Selain itu, setiap tahun terdapat ribuan pasien beragama Islam yang datang berobat ke RS Chang Gung.

Dilansir Taiwan Today (13/10), beberapa fasilitas yang sudah tersedia di RS Chang Gung adalah papan penunjuk arah dalam berbagai bahasa, musola untuk laki-laki dan perempuan yang dilengkapi sajadah dan Alquran, fasilitas wudu, tanda penunjuk kiblat, dan lain-lain.

Kafetaria RS Chang Gung juga sudah menyediakan makanan yang memiliki sertifikasi halal, dengan bekerja sama dengan kantin masjid yang terletak di dekat rumah sakit. Selain itu, pihak RS juga menyediakan buku panduan berobat bilingual untuk pasien Muslim, dan telah memberikan pelatihan kepada para petugas kesehatan mengenai budaya Islam.
One Country One Center atau “Satu pusat kesehatan untuk satu negara” adalah kebijakan yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW), dengan tujuan untuk menjalin kerja sama di bidang medis dengan negara mitra Kebijakan Baru Arah Selatan (New Southbound Policy, NSP).

Seiring dengan pelaksanaan NSP, pada tahun 2018 MOHW meluncurkan kebijakan One Country One Center, dan telah bekerja sama dengan 7 institusi kesehatan terkemuka, seperti Rumah Sakit National Taiwan University, dan Rumah Sakit Chang Gung, untuk mendorong pembinaan tenaga kesehatan, dan menjembatani industri medis Taiwan dengan Indonesia, India, Thailand, dan Vietnam.
(HNI/IYD, 15/10)
Universitas Terbuka Riyadh
-