Berita > Seputar TKI
Berikut Jawaban Menaker Taiwan Terkait Peraturan dari BP2MI Tentang Biaya PMI Dibebankan ke Majikan
06 Oct 2020 16:56:18 WIB | Hani Tw | dibaca 262
Ket: Inilah Jawaban Menaker Taiwan Terkait Peraturan dari BP2MI Tentang Biaya PMI Dibebankan ke Majikan
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - Pada akhir Juli lalu ketua BP2MI Benny Ramdani mengeluarkan pengumuman terkait peraturan biaya pemberangkatan PMI, biaya pelatihan, paspor dan medikal dibebankan oleh majikan.

Peraturan tersebut menimbulkan banyak kontroversi dari asosiasi majikan di Taiwan. Mereka menolak dan tidak setuju jika biaya yang total keseluruhan mencapai NTD 70.000 hingga NTD 100.000 ditanggung majikan. Bahkan mereka melakukan aksi demo untuk menolak perekrutan pekerja migran dari Indonesia.

Menanggapi hal itu, menteri Tenaga kerja Taiwan Shu Ming-Chun ketika diwawancarai mengatakan kalau saat ini depnaker sedang melakukan negosiasi melalui jalur bilateral.

Dilansir United Daily News (6/10) Shu Ming-Chun mengatakan, akhir bulan Agustus secara resmi telah menulis surat kepada pemerintah Indonesia. Hingga saat ini negosiasi masih berlangsung antara kedua belah pihak, dan belum ada keputusan yang diambil.

Menaker juga menjelaskan bahwa depnaker akan melindungi hak dan kepentingan majikan. Semua pendapat dan usul dari majikan Taiwan sudah dijelaskan kepada pemerintah Indonesia, diharapkan melalui pertemuan bilateral bisa berkomunikasi dan menyelesaikan masalah dengan itikad baik.
(HNI/IYD, 06/10)
Universitas Terbuka Riyadh
-