Berita > Seputar TKI
PMI Asal Tulungagung Korban Tabrakan di Taiwan Mulai Sadar Setelah Tujuh Bulan Koma, Sekarang Butuh ini
24 Sep 2020 21:12:48 WIB | Hani Tw | dibaca 1116
Ket: PMI Asal Tulungagung Korban Tabrakan di Taiwan Mulai Sadar Setelah Tujuh Bulan Koma, Sekarang Butuh ini
Foto: TCESIA
Hsinchu, LiputanBMI - Kabar bahagia datang dari RS Heping kota Hsinchu, kondisi Catur (28), PMI asal Tulungagung korban tabrakan di Taiwan yang dirawat sejak Januari lalu kian membaik dan mulai sadar setelah koma hampir tujuh bulan.

Demikian dijelaskan oleh Muriel Yu, pengacara TCESIA yang membantu menindaklanjuti kasus dari Catur hari ini (24/9) berkesempatan menjenguknya.

Muriel Yu mengatakan, ia merasa bahagia sekali melihat perubahan kondisi Catur yang makin hari Makin membaik dan bisa merespon ketika ia mengajaknya bicara.

"Kondisi Catur terlihat lebih baik, ia bisa merespon pembicaraan meskipun masih lemah, "ungkap Muriel Yu.

Dalam video yang direkam oleh Muriel Yu, ia menanyakan kepada Catur apakah ingin pulang ke Indonesia. Catur merespon dengan gerakan membuka mulut dan mengedipkan matanya.

Muriel mengharapkan satu hari nanti Catur dapat sadar kembali dan bisa pulang ke Indonesia berkumpul dengan keluarganya.

Sebagaimana diketahui, Catur pada saat menikmati liburan Hari Raya Imlek bulan Januari lalu, ia bersepeda bersama teman lainnya. Namun nasib naas menimpa Catur, ia ditabrak mobil travel.

Akibat dari kejadian tersebut selama hampir tujuh bulan Catur mengalami koma. Bulan lalu ketika Muriel Yu menjenguknya, Catur masih belum ada respon ketika diajaknya bicara.

Akan tetapi, lanjut Muriel, hari ini ia mengantarkan uang saku untuk keperluan Catur ia melihatnya sudah mulai sadar Lalu ia mendekati dan mengajaknya bicara.

Sementara itu, perawat yang merawat Catur mengatakan, selama ini tidak ada teman atau kerabat yang menjenguk Catur. Sedangkan untuk keperluan Catur tidak semua ditanggung pihak RS, ada yang harus dibayar oleh pasien sendiri sementara Catur tidak punya uang saku lagi.

Muriel berpesan supaya jika ada teman yang mengenal Catur atau tempat kerjanya dekat dengan RS untuk sering-sering menjenguk dan mengajaknya bicara. Dengan menggunakan bahasa Indonesia bisa mempercepat dan memulihkan daya ingat Catur
(HNI/IYD, 24/09)
Universitas Terbuka Riyadh
-