BNI Saudi Arabia
Berita > Ekosospol
Imigrasi Malaysia Batalkan Permit Warga Banglades yang Diwawancarai Al Jazeera
13 Jul 2020 09:43:29 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1128
Ket: MDK
Foto: HarianMetro
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) telah membatalkan permit kerja (working permit) pekerja migran asal Banglades yang diwawancarai Al Jazeera terkait pemberitaan bertajuk Lock Up in Malaysia’s Lockdown beberapa hari yang lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Polisi Negara Malaysia, Tan Sri Abdul Hamid Bador yang menginformasikan bahwa JIM telah membatalkan permit kerja warga Banglades itu.

"Untuk itu, dia perlu menyerahkan diri sebelum diusir (dideportasi, Red) ke negara asalnya," kata Tan Sri Abdul Hamid sebagaimana dilansir media lokal Malaysia, Harian Metro, Minggu (12/7).

Sebelumnya, pada Selasa (7/7) lalu, JIM memohon bantuan masyarakat untuk mencari keberadaan warga Banglades berusia 25 tahun berinisial MRK itu karena diduga telah melanggar perundang-undangan Malaysia (Akta Imigresen 1959/63).

Pada 3 Julai, Al Jazeera menyiarkan berita berupa video dokumenter berdurasi sekitar 26 menit berjudul Locked Up in Malaysia's Lockdown. Sebagai salah satu pekerja migran yang diwawancarai, MDK mengkritik pemerintah Malaysia bahwa ada diskriminasi dalam penanganan Covid-19 yang melibatkan warga asing.
(FK/FK, 13/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-