Berita > Seputar TKI
BP2MI akan Urus Pemulangan 33 Jenazah WNI yang Tertahan di Bandara Kuala Lumpur
14 Jun 2020 21:02:14 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1614
Ket: Kepala BP2MI Benny Rhamdany
Foto: Dok. Pri/ virtual zoom
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menegaskan akan segera mengurus pemulangan 33 jenazah WNI yang saat ini masih tertahan di bandara Kuala lumpur, Malaysia.

“Jenazah PMI, PMI yang sakit atau PMI yang dideportasi itu masuk kategori PMI bermasalah yang secara otomatis penanganannya dalam kendali penuh BP2MI, yang harus diantar hingga ke daerah asal,” kata Benny ketika menjawab aduan dari pengurus Ikatan Keluarga Malaysia (IKMA) Malaysia, Jamal Al Fateh dalam diskusi virtual yang digelar HOME Singapura, Sabtu (13/6).

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat terkendala pernerbangan gara-gara wabah virus corona, proses pemulangan 29 jenazah WNI dari Malaysia (update per 13 Juni 2020 sudah bertambah jadi 33 jenazah, Red) masih tertahan di bandara Kuala Lumpur.

Jenazah para WNI/PMI tersebut hampir semuanya akan dipulangkan ke Jawa Timur.

Baca:Gara-Gara Corona, Pemulangan 29 Jenazah WNI Masih Tertahan di Kuala Lumpur

Menurut Jamal, masalah yang dihadapi IKMA Malaysia dalam proses pemulangan jenazah ini adalah maskapai yang terbang langsung ke Surabaya tidak mau membawa atau kargonya sudah penuh karena imbas kebijakan Perintah Kawalan Pergerakan (MCO).

Pihak IKMA Malaysia, kata Jamal, sudah mencoba berusaha negosiasi dengan pihak maskapai, gasket (agen pemulanagn jenazah) serta meminta bantuan ke KBRI Kuala Lumpur, tetapi belum membuahkan hasil.

Oleh karena itu, dalam diskusi virtual tersebut Jamal meminta langsung kepada Kepala BP2MI untuk membantu pengurusan pemulangan jenazah yang prosesnya di Malaysia telah diurus IKMA.

“Per hari ini, 13 Juni 2020, ada 33 jenazah yang belum bisa dipulangkan karena tidak ada pesawat tujuan Surabaya. Yang ada hanya penerbangan ke Jakarta. Seandainya semua jenazah kami terbangkan ke Jakarta, apakah BP2MI mau memfasilitasi proses pemulangan jenazah dari Jakarta ke Surabaya?” tanya Jamal kepada Benny.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Benny mengatakan, setelah mendapat berita faksimili (brafaks) dari perwakilan pemerintah RI di Malaysia, setibanya di Jakarta proses pemulangan jenazah ke daerah asal akan difasilitasi BP2MI.

“Sudah pasti dan secara otomatis akan difasilitasi BP2MI, disediakan ambulance oleh BP2MI dan diantar oleh petugas BP2MI hingga ke kampung halaman.nya Tidak hanya sampai kabupatennya atau kecamatannya, tapi akan diantar petugas BP2MI sampai ke rumah keluarganya dan pihak keluarga tidak boleh mengeluarkan biaya sepeser pun,” jelas Benny.


(FK/FK, 14/06)
Universitas Terbuka Riyadh
-