BNI Saudi Arabia
Berita > Seputar TKI
Kepolisian Tainan Adakan Sosialisasi Kepada Pekerja Migran Tentang Konsekuensi Mengemudi Dalam Keadaan Mabuk
30 May 2020 22:50:06 WIB | Hani Tw | dibaca 469
Ket: Kepolisian Tainan Adakan Sosialisasi Kepada Pekerja Migran Tentang Konsekuensi Mengemudi Dalam Keadaan Mabuk
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - Kepolisian distrik Yongkang, Tainan mendatangi area perindustrian di wilayah Yongkang yang banyak pekerja migran untuk mengadakan sosialisasi guna mempromosikan tentang konsekuensi serius dari mengemudi dalam keadaan mabuk.

Hal itu dilakukan karena banyak sekali pekerja migran yang sering minum beralkohol atau minum sambil mengemudi, mereka berpikir bahwa itu boleh saja asalkan mobilnya tidak mengalami kecelakaan.

Baru-baru ini, banyak pekerja migran yang kena tilang dan diketahui mengemudi dalam keadaan mabuk. Meskipun mereka telah didenda atau hukuman penjara oleh kepolisian, namun tidak sedikit dari mereka yang kemudian mendapat surat pencabutan izin kerja dari depnaker dan akhirnya dipulangkan.

Untuk itu, supaya pekerja migran memahami dan patuh terhadap undang-undang lalu lintas di Taiwan, kepolisian Tainan mendatangi kantor ejen terkenal di Yongkang untuk mengadakan sosialisasi kepada pekerja migran, serta memberi penjelasan tentang denda atau hukuman yang diterima akibat mengemudi dalam keadaan mabuk.

Sebagaimana dilansir United Daily News (29/5) polisi mengatakan bahwa karena kondisi atau terbawa kebiasaan di negara asal pekerja migran, mereka sering berpikir bahwa mengendarai sepeda dan sepeda listrik dalam keadaan mabuk tidak akan tersangkut hukum.

Sedangkan di Taiwan sudah ditetapkan undang-undang baru transportasi antara lain tentang mengendarai sepeda listrik harus memakai helm pengaman, tidak boleh boncengan, dilarang melaju dengan kecepatan tinggi, dan tidak boleh dimodifikasi.

Adapun pelanggaran yang sering dialami oleh pekerja migran adalah, mengemudi berlawanan arah, melewati jalur cepat untuk mobil, menerobos lampu merah, tidak menyalakan lampu di malam hari, dll.
(HNI/IYD, 30/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-