BNI Saudi Arabia
Berita > Seputar TKI
Setidaknya, Malaysia Harus Keluarkan Rp 14 M untuk Tes Corona PATI yang Ditahan
27 May 2020 20:37:36 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 504
Ket: PATI yang ditahan JIM
Foto: Buletin TV3
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Pemerintah Malaysia sekurang-kurangnya harus membelanjakan 4.3 juta ringgit (sekitar Rp 14,2 miliar) untuk melakukan tes corona terhadap 14.496 warga asing (PATI) yang ditahan di 14 Depot Tahanan Imigresen (rumah detensi imigrasi, Red) di seluruh wilayah negara.

Biaya jutaan ringgit tersebut dengan asumsi anggaran tes corona, termasuk tes swab bagi setiap tahanan sebasar 300 ringgit (sekitar Rp 1 juta) untuk sekali tes.

Apabila tes corona dilakukan lebih dari satu kali, biaya yang harus ditanggung pemerintah Malaysia tentu akan lebih tinggi. Apalagi jika ditambah dengan biaya perawatan bagi tahanan yang dinyatakan positif corona.

Seperti dilaporkan Sinar Harian, Rabu (27/5), saat ini pemerintah Malaysia juga harus mengeluarkan dana lebih dari 5.2 juta ringgit (sekitar Rp 17,2 miliar) untuk menanggung biaya makan tahanan. Anggaran untuk biaya makan bagi setiap tahanan adalah 12 ringgit per hari dan rata-rata mereka harus mendekam di tahanan selama sebulan hingga dua bulan sebelum dideportasi ke negara asal masing-masing.

Sinar Harian juga menyebut, setiap PATI yang ditahan akan diberi makanan empat kali sehari, yaitu sarapan, makan tengah hari, minum sore hari, dan makan malam yang menunya berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (KDN) dan Kementerian Kesihatan Malaysia (KKM).

***
Sumber: Sinar Harian
(FK/IYD, 27/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-