BNI Saudi Arabia
Berita > Seputar TKI
Petugas Imigrasi Kinmen Kunjungi Panti Jompo untuk Rayakan Idulfitri Bersama PMI
26 May 2020 17:43:45 WIB | Hani Tw | dibaca 194
Ket: Petugas Imigrasi Kinmen Kunjungi Panti Jompo untuk Rayakan Idulfitri Bersama PMI
Foto: Yahoo
Taipei, LiputanBMI - Dalam rangka ikut menyemarakkan Hari Raya Idulfitri, petugas satuan layanan dan Tim Khusus imigrasi kabupaten Kinmen mengadakan kunjungan kepada pekerja migran yang dipekerjakan di panti jompo Futian dan Songbaiyuan pada Senin (25/5).

Dilansir oleh Yahoo.com (25/5), Direktur Imigrasi Kinmen, Liao Wei-Lan (廖蔚蘭) mengatakan, banyak pekerja migran yang meninggalkan negara asal mereka untuk bekerja di Taiwan.

Menurutnya, supaya mereka juga ikut merasakan suasana meriah pada Hari Raya Idulfitri, maka imigrasi Kinmen mengadakan kegiatan itu bertujuan untuk berbagi kegembiraan dengan mereka dalam merayakan Idulfitri.

Pada kesempatan itu, para petugas Imigrasi mengucapkan "Selamat Hari Raya Idulfitri" kepada Pekerja Migran Asal Indonesia yang bekerja di kedua panti jompo tersebut.

"Kami memperhatikan pekerja migran yang bekerja di pusat perawatan jangka panjang atau panti jompo di Kinmen melalui kegiatan sederhana pada Hari Raya Idulfitri ini, "kata Liao Wei-Lan.

Guna melindungi hak dan kepentingan pekerja migran, lanjut Liao Wei-Lan, di masa yang akan datang Departemen Imigrasi akan terus bekerja sama dengan berbagai unit jaringan untuk menciptakan lingkungan yang beragam dan ramah, sehingga pekerja migran dapat bekerja di Taiwan dengan tenang.

Selain itu juga mengingatkan kepada warga asing yang melewati batas masa tinggal untuk segera menyerahkan diri selama periode Amnesti yang dimulai 1 April hingga 30 Juni 2020.

Bagi mereka yang menyerahkan diri maka tidak akan ditahan, denda hanya sedikit, tidak ada masa blacklist. Mereka dapat menghubungi jalur khusus Departemen Imigrasi dengan nomor 0800-024-881 atau saluran Departemen Tenaga Kerja 1995 untuk mendorong mereka mengambil inisiatif untuk kembali ke negara mereka dengan tenang.
(HNI/IYD, 26/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-