BNI Saudi Arabia
Berita > Seputar TKI
Hilang 13 Tahun, PMI Asal Subang Dipulangkan ke Indonesia
22 Apr 2020 00:41:04 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 1025
Ket: Fika, TKI asal Subang telah dinyatakan hilang selama 13 tahun.
Foto: KBRI Amman
Amman, LiputanBMI - Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah hilang 13 tahun di Yordania akhirnya bisa kembali ke Tanah Air. KBRI Amman memfasilitasi kepulangannya di tengah masa pandemi virus korona (covid-19).

Perempuan bernama Fika, 36, asal Subang, Jawa Barat, itu dikabarkan hilang kontak dengan keluarganya saat bekerja di Yordania. KBRI membantu Fika menyelesaikan kasusnya, dan memfasilitasi kembali ke Indonesia dengan penerbangan khusus.

Berawal dari beredarnya video viral di media sosial, Fika meminta bantuan untuk dipulangkan dari rumah majikannya. Video ini juga direspons anggota Komisi I DPR RI Sukamta yang langsung menghubungi Duta Besar RI di Yordania, Andy Rachmianto.

Pencarian Fika membutuhkan waktu cukup lama. Pasalnya, dalam video singkatnya tersebut, Fika tidak memberitahukan nama dan lokasi dia berada.

Di saat yang bersamaan, kontak keluarga Fika di Indonesia juga dicari dan berhasil dihubungi. Pihak keluarga kemudian memberitahu mengenai akun Facebook yang biasa digunakan Fika untuk berkomunikasi dari rumah majikan secara sembunyi-sembunyi.

Melalui akun tersebut, tim satgas KBRI Amman mencari Fika sekitar satu bulan. Mereka mencoba mencari tahu identitas majikan TKI tersebut.

Setelah berhasil dihubungi, awal Desember 2019 Fika bersama majikannya datang ke KBRI Amman. Mereka membuat kesepakatan bahwa Fika akan dipulangkan akhir Desember 2019. Fika menyetujuinya.

Namun, majikan Fika ternyata ingkar janji sehingga kasus ini dilaporkan ke kepolisian. Setelah proses mediasi panjang, majikan memenuhi semua hak-hak ketenagakerjaan Fika pada pekan pertama Maret 2020.

Hilang 13 Tahun, TKI di Yordania Dipulangkan ke Indonesia
Fika, TKI asal Subang telah dinyatakan hilang selama 13 tahun. (Foto: KBRI Amman)

Pemulangan yang semula direncanakan pada pekan kedua Maret batal karena bersamaan dengan keputusan pemerintah Yordania menutup semua perbatasan, baik laut, darat maupun udara.

"Kita upayakan pemulangan Fika secepat mungkin bila sudah ada pesawat yang siap ke Indonesia," kata Dubes Andy dalam keterangan KBRI Amman yang diterima Medcom.id, Selasa 21 April 2020.

"Fika terlihat sangat gembira dan memang sudah lama tidak bertemu dengan keluarganya. Dia ingin segera pulang dan bertemu kedua orangtuanya di kampung halaman mereka," imbuhnya.

Sebelum kepulangan ke Indonesia, kesehatan Fika sudah dipastikan oleh tenaga medis. Akhirnya setelah empat bulan tinggal di penampungan KBRI Amman, Fika berangkat ke Tanah Air pada Senin 20 April dini hari waktu setempat.

(Sumber: Medcom,id)
(JWD/JWD, 22/04)
Universitas Terbuka Riyadh
-