BNI Saudi Arabia
Berita > Seputar TKI
Kabar Baik Bagi Yang Tidak Bisa Keluar, Mulai 12 Maret Dapat Beli Masker Secara Online
10 Mar 2020 16:19:52 WIB | Hani Tw | dibaca 2454
Ket: Kabar Baik Bagi Yang Tidak Bisa Keluar, Mulai 12 Maret Dapat Beli Masker Secara Online
Foto: Pusat Komando Epidemi Sentral
Taipei, LiputanBMI - Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan hari ini, Selasa,10 Maret 2020 mengumumkan mulai tanggal 12 Maret akan dilakukan ujicoba pembelian masker dengan cara memesan terlebih dahulu melalui online.

Hal itu dilakukan guna mengatasi peningkatan masalah tidak meratanya distribusi masker di Taiwan dan untuk memudahkan pekerja kantor, pelajar atau mereka yang tidak mempunyai waktu mengantri membeli masker.

Selain dilakukan uji coba pembelian secara online, untuk pembelian di apotik-apotik maupun puskesmas masih tetap berjalan dengan membawa kartu askes.

Sementara itu, jika saluran pre-order online baru telah ditambahkan. Masyarakat dapat masuk atau sign in ke platform dengan menggunakan kartu asuransi kesehatan dan nomor kredensial pribadi, atau mereka dapat menggunakan aplikasi seluler asuransi kesehatan untuk melakukan otentikasi pemesanan masker.

Untuk sistem dan prinsip pembelian masker, bisa dilihat melalui link badan pengendalian penyakit atau cdc: http://at.cdc.tw/ 5o03c1

Adapun untuk pengoperasian uji coba dari mekanisme pembelian (order red.,) masker yang mulai dibuka tanggal 12 Maret besok, pengiriman maskernya diperkirakan tanggal 26 Maret hingga 1 April dan bisa diambil di toko serba ada dengan membawa bukti diri kartu tanda penduduk (KTP), kartu askes, maupun Surat Izin Mengemudi (SIM).

Putaran pertama pre-order secara online untuk estimasi awal akan disediakan 7 juta lembar masker atau bisa memenuhi kebutuhan sekitar 2,33 juta orang.

Harga masker untuk pembelian secara online senilai NTD 5 sementara biaya administrasinya adalah NTD 7.

Akan tetapi, apabila masyarakat tidak ingin menunggu terlalu lama, mereka bisa membeli masker di apotik maupun puskesmas terdekat dengan membawa kartu askes.
(HNI/IYD, 10/03)
Universitas Terbuka Riyadh
-