Berita > Seputar TKI
Karena Dilarang Libur, PMI Lompat dari Lantai 6, Majikannya Divonis Hukuman 40 Hari
17 Jan 2020 13:20:08 WIB | Hani Tw | dibaca 3285
Ket: Karena Dilarang Libur, PMI Lompat dari Lantai 6, Majikannya Divonis Hukuman 40 Hari
Foto: united daily news
Hsinchu, LiputanBMI - Majikan Ina yang bermarga Liu dijatuhi hukuman penjara 40 hari atau denda NTD 40.000 oleh pengadilan karena dinyatakan bersalah telah melanggar pasal yaitu membatasi kebebasan privasi seseorang.

Keputusan tersebut dilakukan setelah kedua belah pihak tidak menemui kesepakatan untuk damai. Sebagaimana ditulis oleh United Daily News, Kamis 16 Januari 2020. majikan Ina juga menanggung biaya pengobatan selama Ina dirawat di rumah sakit sebesar NTD 240.000.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ina seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai perawat lansia di Hsinchu, Taiwan nekad melompat dari lantai enam rumah majikannya karena dilarang libur pada awal Juni 2019 lalu .

Menurut majikan Ina, ia sudah memperingatkan Ina kalau mau libur harus minta izin sebulan sebelumnya. Pada bulan itu, Ina sudah mengambil libur, dan karena bertepatan dengan hari raya Idulfitri Ina meminta izin untuk libur. Majikan melarang Ina meninggalkan rumah dan menghalangi jalannya dengan walker milik ibunya (alat semacam tongkat berkaki empat red.,).

Selain menghalangi jalan Ina, majikan juga mengunci pintu sambil membentak Ina melarangnya libur. Mendengar hal itu Ina kemudian menuju kamar adik majikan dan berusaha keluar lewat jendela. Nasib naas menimpanya, Ina terjatuh ke lantai 5 kemudian jatuh lagi ke lantai dasar.

Atas kejadian itu menyebabkan Ina cedera serius seperti pecahnya aorta, cedera paru-paru, patah tulang punggung seta pendarahan otak dan sempat beberapa hari koma di rumah sakit Dai Ta, Hsinchu.
(HNI/IYD, 17/01)
Universitas Terbuka Riyadh
-