Berita > Seputar TKI
Kepolisian New Taipei City Adakan Penyuluhan Kepada Pekerja Migran Tentang Hukum di Taiwan
04 Sep 2019 06:45:32 WIB | Hani Tw | dibaca 968
Ket: Dinas Kepolisian New Taipei City mengadakan penyuluhan tentang hukum kepada pekerja migran di salah satu pabrik di Distrik Tuchneg.
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - Dinas Kepolisian New Taipei City bersama Biro Tenaga Kerja dan Imigrasi serta mengundang perwakilan dari Kantor Dagang Thailand mengadakan penyuluhan kepada beberapa pekerja migran untuk mengenalkan peraturan dan hukum yang berlaku di Taiwan.

Penyuluhan yang diadakan tanggal 29 Agustus lalu, dengan mendatangi salah satu pabrik di Distrik Tucheng dengan tema melakukan pencegahan kejahatan dan publisitas untuk pekerja migran melalui pemberian penghargaan, juga menyebarkan poster lainnya.

Sebagaimana dilansir United Daily News (2/9/2019), dengan diselenggarakannya penyuluhan tersebut pekerja migran bisa lebih sadar akan hukum dan peraturan yang berlaku di Taiwan.

Adapun yang dibahas dalam penyuluhan antara lain tentang peraturan sistem mengemudi dalam keadaan mabuk yang sudah diberlakukan pada tanggal 1 Juli 2019 lalu.

Bagi pengendara sepeda dan sepeda listrik, hukumannya adalah NTD 600-1200, dan jika menolak untuk diperiksa akan didenda NTD 2.400.

Jika kadar alkohol telah menunjukkan 0,25Mg/l, dan dianggap sudah membahayakan keselamatan umum maka harus ditangani sesuai hukum di Taiwan.

Untuk menghindari pekerja migran menjadi kaki tangan kelompok penipuan, Biro Kepolisian New Taipei City juga mengingatkan supaya pekerja migran untuk tidak mudah meminjamkan ARC atau paspor mereka kepada orang lain.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya kelompok-kelompok yang curang melakukan pembukaan akun atas nama pekerja migran.

Selain itu, kartu prabayar ponsel yang sudah tidak digunakan jangan sembarangan diberikan ke orang lain untuk mencegah adanya sekelompok penipu untuk melakukan aksinya dengan nomor tersebut.

Biro Kepolisian New Taipei City juga mengimbau, jika menemukan atau mencurigai ada pekerja migran yang melakukan kegiatan ilegal, untuk segera menghubungi nomor telpon 110 (saluran polisi 24 jam, red.) atau melalui ponsel bagian luar negeri departemen kepolisian 0933-736-842
(HNI/YLA, 04/09)
Universitas Terbuka Riyadh
-