Berita > Seputar TKI
Sakit Kanker Rahim, PMI Asal Ngawi Butuh Bantuan Beli Tiket Pulang
23 Aug 2019 05:09:21 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1375
Ket: Kondisi Sunarti saat ini
Foto: Sunarti
Jeddah, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) overstayer Sunarti binti Kasan (44) saat ini sudah tidak mampu lagi untuk berkerja disebabkan penyakit kanker rahim yang sudah tujuh bulan dideritanya.

PMI asal Desa Kedunggudel, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur itu berharap dapat segera pulang agar dapat berobat di Indonesia. Ibu satu anak itu mengaku kondisinya semakin memburuk dengan pendarahan tidak wajar setiap harinya.

"Selama tujuh bulan itu saya sudah mencoba berbagai pengobatan, tadinya berharap sembuh dan bisa bekerja lagi. Tapi sampai sekarang kondisi kesehatan saya semakin memburuk dan uang simpanan pun sudah habis," ujarnya saat dihubungi LiputanBMI via seluler, Kamis (22/8/2019).

Terkait proses kepulangannya, Sunarti sudah dibuatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) oleh KJRI Jeddah. Rencananya Sunarti akan didampingi KJRI Jeddah ke Tarhil Sumayshi untuk pengajuan exit permit pada Selasa 27 Agustus 2019.

"Saya hanya punya simpanan SR 700 lagi, itupun sumbangan dari teman-teman. Mudah-mudahan ada pihak yang membantu saya untuk membeli tiket kepulangan," harapnya.

Sementara itu Ketua Umum BMI-SA Adi Permana mengaku akan melakukan penggalangan dana kepada PMI di Jeddah untuk membantu pembelian tiket Sunarti.

"Rencananya besok malam kita akan melakukan penggalangan dana di acara panggung hiburan ulang tahun Ketua Cucurut Comunity kang Agus Batak. Mudah-mudahan cukup untuk beli tiket, jika belum cukup tentu akan kita pikirkan opsi selanjutnya," pungkasnya.
(IYD/IYD, 23/08)
Universitas Terbuka Riyadh
-