Berita > Seputar TKI
PMI Asal Lombok yang Dibuang Majikannya Diantar Taksi ke Penginapan Haji
07 Aug 2019 07:29:50 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2089
Ket: Nurhayati dirawat di RS King Faisal, Makkah
Foto: LBMIKSA
Makkah, LiputanBMI - Sungguh malang nasib yang dialami Nurhayati binti Mahir (27) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Dusun Mantang, Desa Lingkok Kudung, Kecamatan Barabali, Kabupaten Lombok Tengah, NBT. Ibu satu anak itu sebelumnya dikabarkan dibuang majikannya di tepi jalan dalam kondisi sakit sekitar empat bulan lalu, kini kabarnya dikeluarkan oleh pihak rumah sakit King Faisal, Makkah.

Baca juga:Kondisi Sakit, PMI Asal Lombok Dibuang Majikannya di Tengah Jalan

Hal itu diungkapkan Satgas KJRI Jeddah di Makkah, Suyatno saat dikonfirmasi LiputanBMI melalui sambungan seluler, Selasa (6/8/2019). Menurutnya, Nurhayati dikeluarkan oleh pihak RS King Faisal dalam kondisi masih sakit, pada 3 Agustus dengan diantar oleh sebuah taksi ke sebuah pemondokan jemaah haji Indonesia di wilayah Sishya.

"Kemarin kita menerima laporan bahwa Nurhayati ada di pemondokan 107 jemaah haji Indonesia diantarkan oleh sebuah taksi," terangnya.

Mendapat laporan tersebut, pria yang akrab disapa Pak Nur itu langsung datang ke lokasi bersama Ketua PERUNI, Dudu Badrussalam. Selanjutnya Nurhayati dibawa ke sekretariat PERUNI Makkah di wilayah Syuhada.

"Nurhayati kondisinya masih kritis, tidak bisa jalan dan duduk. Kami sudah menghubungi pihak keluarga dan lapor ke KJRI Jeddah agar segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
(IYD/IYD, 07/08)
Universitas Terbuka Riyadh
-