Berita > Seputar TKI
Bunuh Bayi, PMI ini Divonis Tujuh Setengah Tahun Penjara
23 Jul 2019 08:38:38 WIB | Yully Agyl | dibaca 1472
Ket: PMI yang divonis tujuh setengah tahun penjara
Foto: Yurong Tw
Taipei, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang secara tidak sengaja menyebabkan kematian bayi yang diasuhnya, dijatuhi hukuman tujuh setengah tahun penjara oleh Pengadilan Distrik New Taipei, Senin (22/7/2019).

Terdakwa yang diketahui berinisial JE, telah mulai bekerja sebagai pengasuh anak dari pasangan pekerja migran Indonesia pada bulan Desember 2018 lalu dengan gaji NTD 14.000 / bulan.

Pada 9 Desember, terdakwa memanggil orang tua bayi untuk memberi tahu mereka bahwa putra mereka menderita muntah dan kejang. Bayi itu segera dibawa ke Rumah Sakit Wanfang untuk perawatan darurat tetapi tidak dapat diselamatkan.

Sebagaiman dilansir CNA, Senin (22/7), hasil visum mengungkapkan bahwa bayi itu menderita pendarahan di otak dan di belakang retina, yang menyebabkan kematiannya.

Terdakwa diketahui adalah PMI ilegal karena visa kerjanya telah kedaluwarsa.
Selama persidangannya, JE mengaku telah mengguncang bayi itu dua atau tiga kali. Seorang saksi mata juga membenarkan melihat terdakwa mengguncang bayi sambil menyuruhnya berhenti menangis.

Pengadilan memutuskan hukuman penjara tujuh tahun enam bulan dan akan dideportasi setelah terdakwa menyelesaikan masa hukumannya.
Putusan belum final dan masih bisa diajukan banding.
(YLA/YLA, 23/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-