Berita > Seputar TKI
Kondisi Sakit, PMI Asal Lombok Dibuang Majikannya di Tengah Jalan
19 Jul 2019 01:45:13 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1785
Ket: Nurhayati dirawat di RS King Faisal, Makkah
Foto: Akun FB Sarah Zahra Sarah
Jeddah, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Nurhayati binti Mahir (27) dikabarkan telah dibuang majikannya di pertengahan jalan kota Makkah, Arab Saudi dalam kondisi sakit.

Kabar tersebut disampaikan akun facebook Sarah Zahra Sarah di group Buruh Migran Indonesia Saudi Arabia (BMI-SA) pada Rabu 18 Juli 2019. Dalam postingannya, akun tersebut mengunggah foto Nurhayati dengan kondisi terbaring lemas di sebuah ranjang rumah sakit.

LiputanBMI kemudian mengecek kebenaran informasi tersebut dengan menghubungi pemilik akun Sarah Zahra Sarah dan berkesempatan berbicara langsung dengan Nurhayati yang sedang dirawat di lantai 7 kamar 06 RS King Faisal, Makkah.

Kepada LiputanBMI, Nurhayati mengaku dibuang majikannya di tengah jalan dengan kondisi setengah sadar. Kemudian ibu satu anak itu dibawa oleh mobil ambulans ke rumah sakit King Faisal.

"Waktu itu saya tiba-tiba pingsan di rumah majikan, kemudian dalam kondisi setengah sadar saya ditelantarkan di tengah jalan dan dibawa mobil ambulans," ujarnya saat dihubungi via seluler, Kamis (19/7/2019).

Selain ditelantarkan, PMI asal Dusun Mantang, Desa Lingkok Kudung, Kecamatan Barabali, Kabupaten Lombok Tengah, NBT itu tidak pernah menerima gaji selama kedatanganya ke Arab Saudi. Saat ditanya identitas majikan dan PJTKI yang memberangkatkan, Nurhayai tidak mampu menjawabnya karena lupa.

"Selama 1 tahun setengah kerja di majikan belum pernah menerima gaji sama sekali," ungkapnya.

Nurhayati dirawat di RS King Faisal sejak awal Mei 2019 dan menjalani operasi satu kali pada bagian belakang pinggangnya. Hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak RS King Faisal terkait sakit yang dideritanya.

"Saya hanya berharap bantuan dari perwakilan pemerintah agar dapat dipulangkan dengan membawa seluruh gaji saya," pungkasnya.

(IYD/IYD, 19/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-