Berita > Seputar TKI
PRT Indonesia Diperkosa Anggota DPR Malaysia, KBRI KL: Kami Akan Kawal Kasus Ini
13 Jul 2019 22:36:02 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1476
Ket: ilustrasi
Foto: google
Kuala Lumpur, LiputanBMI - KBRI Kuala Lumpur menegaskan akan mengawal proses hukum kasus PRT Indonesia yang diduga menjadi korban perkosaan oleh anggota Dewan Undangan Negeri/Adun (setingkat DPRD) Perak, Malaysia beberapa hari yang lalu.

Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary mengatakan, polisi Malaysia telah mengantar PRT berusia 20-an tahun tersebut ke KBRI, Jumat (12/7) kemarin.

"Hari ini korban diantar polisi ke KBRI sambil menunggu proses hukum. KBRI akan bekerja sama dengan otoritas setempat dalam mengawal proses hukum kasus ini. Penunjukan pengacara akan dilakukan jika diperlukan," kata Yusron ketika dikonfirmasi LiputanBMI, Jumat (12/7) malam.

Lebih lanjut Yusron menjelaskan, Satgas KBRI Kuala Lumpur sudah mendapat akses konsuler bertemu dengan korban pada Kamis (11/7) siang di Ipoh, Perak.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak beberapa hari yang lalu Malaysia dihebohkan oleh pemberitaan tentang seorang wakil rakyat di Negeri Perak yang dilaporkan ke polisi karena dituduh memperkosa PRT asal Indonesia yang bekerja di rumahnya.

PRT Indonesia yang tak disebutkan namanya itu membuat laporan ke polisi pada Senin (8/7) lalu karena mengaku telah diperkosa di rumah majikannya di daerah Meru, Jelapang, Perak.

Kasus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Indonesia di Malaysia karena diberitakan di televisi dan hampir semua media lokal Malaysia seperti The Star, Astroawani, Malaysiakini, Berita Harian Online, Utusan, dan media arus utama lainnya.
(FK/FK, 13/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-