Berita > Seputar TKI
Inilah Kedua PMI Yang Mendapatkan Visa Perdana Program G to G ke Taiwan
12 Jul 2019 21:55:20 WIB | Hani Tw | dibaca 1735
Ket: Peluncuran visa perdana proses G to G ke Taiwan di kantor TETO Jakarta
Foto: BNP2TKI
Jakarta, LiputanBMI - Perwakilan pemerintah Taiwan di Jakarta, Taipei Economic and Trade Office (TETO) yang bekerja sama dengan KDEI telah berhasil meluncurkan visa direct hiring (perekrutan langsung) kepada dua orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan pada Kamis (11/7/2019).

Kedua PMI yang berangkat ke Taiwan melalui proses perekrutan langsung atau yang lebih dikenal dengan sebutan G to G yaitu Muhamad Ghani Pratama Khusein dan Anggie Monica.

Mereka akan dipekerjakan di bidang manufaktur yaitu industri tekstil. Keduanya terlihat sangat bangga dan senang bisa lolos untuk bekerja ke Taiwan melalui proses direct hiring.

Sebagaimana dikutip website resmi BNP2TKI, Jumat (12/7/2019) Direktur PHK-TKLN BNP2TKI, Seriulina Tarigan mengatakan, dalam hal kerjasama direct hiring mempunyai manfaat yang lebih besar dalam menghindari jual beli job dan lainnya.

"Ini satu terobosan pemerintah Indonesia karena ini zero cost, PMI hanya membayar medical check up saja dan yang lainnya di biayanya oleh user, "jelas Seriulina.

Sementara itu, kepala perwakilah pemerintah Taiwan di Jakarta, Peter Lan menyatakan, keberhasilan program ini menjadi bersejarah untuk program penempatan PMI antara IETO (KDEI red.,) dan TETO melalui perekrutan langsung (direct hiring).

Untuk ke depannya akan diupayakan, PMI bisa lebih banyak lagi yang melalui proses direct hiring pada sektor-sektor lain, tidak hanya bidang manufaktur melainkan merambah pada bidang kerja yang lain.

Menurut Peter Lan, dengan melalui proses ini bisa lebih menghemat biaya, mengingat hingga saat ini di Taiwan ada kurang lebih 710 ribu pekerja migran dan jumlah PMI merupakan yang paling banyak yaitu sekitar 270 ribu orang.
(HNI/IYD, 12/07)
Universitas Terbuka Riyadh
-