Berita > Seputar TKI
Kata Hakim, Majikan Adelina Dibebaskan karena Faktor Usia dan Kesehatan
21 Jun 2019 21:49:37 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 3281
Ket: Ambka (kanan) dan (almh) Adelina
Foto: LBMIMY
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Seorang hakim Pengadilan Tinggi Pulau Pinang mengatakan, wanita yang didakwa membunuh Pekerja Rumah Tangga (PRT) asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Adelina Sau dibebaskan karena faktor usia dan kesehatan.

Wanita berusia 61 tahun bernama Ambika MA Shan yang merupakan majikan Adelina itu dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Penang pada 19 April 2019 lalu ketika proses persidangan sedang berlangsung karena pihak jaksa mencabut tuntutan.

Sebagaimana dilansir Freemalaysiatoday, Jumat (21/6), Akhtar Tahir (nama hakim itu, Red) mengatakan, dengan merujuk kepada Seksyen 254(3) Kanun Acara Jenayah, pengacara Ambika mendesak pengadilan untuk membebaskan klien-nya kerana faktor usia dan keadaan kesehatan terdakwa.

“Berdasarkan Seksyen 254 (3), jelas bahawa dalam hal keadaan tertentu, mahkamah mempunyai budi bicara untuk membuat keputusan membebaskan,” katanya.

Sebelumnya, Ambika MA Shan sempat terancam hukuman gantung sampai mati atas dakwaan melakukan penyiksaan terhadap Adelina hingga meninggal dunia.

Adelina yang bekerja sebagai PRT di rumah Ambika meninggal dunia di Hospital Bukit Mertajam, Penang pada 11 Februari 2018 akibat luka-luka karena sering disiksa, bahkan dipaksa tidur di luar rumah bersama seekor anjing penjaga.

Dibebaskannya majikan Adelina oleh Pengadilan Tinggi Penang ini mendapat kecaman dari berbagai pihak. Bahkan LSM Malaysia, Tenaganita membuat petisi menuntut keadilan untuk Adelina.

Baca: Kejaksaan Agung Malaysia Ajukan Banding atas Bebasnya Majikan Adelina

Kasus ini mendapat perhatian serius pemerintah Malaysia dan Kejaksaan Agung Malaysia telah mengajukan banding. Freemalaysiatoday melaporkan, persidangan di Pengadilan Banding dijadwalkan akan berlangsung pada 12 Juli 2019 mendatang.

(FK/FK, 21/06)
Universitas Terbuka Riyadh
-