Berita > Seputar TKI
Di Taiwan, Bui Tiga Tahun Menanti Bagi Penyebar Foto atau Video Vulgar di Medsos
16 Jun 2019 14:29:03 WIB | Hani Tw | dibaca 5655
Ket: Penyebar foto atau video di medsos bisa terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun
Foto: Internet
Taipei, LiputanBMI - Baru-baru ini seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan, sebut saja Tejo (34), asal Lampung karena merasa kecewa dengan pacaranya, sebut saja Surti (36), ia meng-upload foto Surti yang dalam keadaan setengah telanjang di Media Sosial Facebook (FB).

Akibat perbuatan tersebut, Surti merasa tidak terima dan kemudian melaporkan Tejo ke kepolisian serta menuntut Tejo agar membayar ganti rugi sebesar NTD 200.000 atas tuduhan menyebarkan foto dan mencemarkan nama baik.

Kasus di atas adalah salah satu contoh kasus yang sering kita temui di medsos akhir-akhir ini. Sudah banyak yang menyalahgunakan medsos khususnya FB dengan memposting foto orang lain dalam keadaan tidak senonoh dengan tujuan untuk menjelek-jelekkan namanya hanya karena masalah hutang atau masalah asmara.

Tahukah anda, jika seseorang mencemarkan nama baik orang lain dalam bentuk tulisan dan mengatakan tidak sopan, berkata kotor, memaki terhadap seseorang, mencuri dan menyebarkan foto / video vulgar, meng-upload dokumen pribadi orang lain seperti paspor, Alient Resident Certificate (ARC) di medsos termasuk pelanggaran hukum pidana di Taiwan?

Sebagaimana disampaikan asisten Taoyuan City Employment Service Institute Association (TCESIA), Louise Hwang kepada LiputanBMI (15/6/2019), apabila tanpa sepengetahuan yang bersangkutan mengambil gambar, tanpa atau dengan alasan apapun menggunakan alat atau perangkat elektronik untuk mengintip, menyadap pembicaraan orang lain, berbicara atau dengan sengaja menyebut anggota tubuh yang vital, maka sesuai dengan Undang-Undang (UU) Hukum Pidana Pasal 315 ayat (1) akan dikenakan hukuman penjara maksimal tiga tahun atau denda maksimal NTD 300.000.

Selain itu, merekam suara, merekam video, mengambil gambar tanpa sepengetahuan orang lain juga termasuk di dalamnya.

Sementara itu, meskipun foto / video diambil atas persetujuan kedua belah pihak, akan tetapi tanpa izin memperlihatkan foto-foto atau sebagaimana yang tersebut di atas kemudian membagikan kepada orang lain, meng-upload dan menyebarkan di medsos, hal itu juga melanggar UU Hukum Pidana Pasal 235 dan bisa dihukum maksimal dua tahun penjara dan dikenakan denda NTD 30.000.

Louise juga mengatakan, apabila pelaku melakukan pelanggaran UU Hukum Pidana pasal 315 sekaligus pasal 235 maka tidak menutup kemungkinan pelaku akan dikenakan hukuman dan denda kedua-duanya.

Masih menurut Louise, sesuai peraturan UU Ketenagakerjaan di Taiwan, jika yang melakukan adalah pekerja migran dan dalam persidangan sudah dinyatakan bersalah maka depnaker akan mencabut izin kerjanya sekaligus namanya diblacklist setelah di deportasi.

"Menurut UU Ketenagakerjaan Taiwan, kalau pekerja migran melanggar hukum maka setelah divonis bersalah maka depnaker akan mencabut izin kerjanya, akan di deportasi bahkan tidak boleh masuk Taiwan lagi, "ungkapnya.

Selain itu, sebelum dideportasi, pelaku harus menjalani hukuman dan membayar denda atas pelanggaran yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Taiwan.

Terakhir Louise berpesan kepada pekerja migran supaya lebih berhati-hati dalam menggunakan medsos di Taiwan. Jangan sampai karena merasa kecewa, jengkel akhirnya melakukan hal-hal yang justru mencelakakan dirinya sendiri.

"Kasihan sekali, sudah banyak pekerja migran yang mayoritas tidak tahu hukum di Taiwan, karena mereka sembrono, akhirnya selain harus kehilangan pekerjaan, di deportasi, kena blacklist bahkan harus mendekam di penjara bertahun-tahun, " pungkasnya.

Sumber:

Pasal 315 ayat (1):
有下列行為之一者,處三年以下有期徒刑、拘役或三十萬元以下罰金:
一、無故利用工具或設備窺視、竊聽他人非公開之活動、言論、談話或身體隱私部位者。
二、無故以錄音、照相、錄影或電磁紀錄竊錄他人非公開之活動、言論、談話或身體隱私部位者。

Pasal 235
散布、播送或販賣猥褻之文字、圖畫、聲音、影像或其他物品,或公然陳
列,或以他法供人觀覽、聽聞者,處二年以下有期徒刑、拘役或科或併科
三萬元以下罰金。
意圖散布、播送、販賣而製造、持有前項文字、圖畫、聲音、影像及其附
著物或其他物品者,亦同。
前二項之文字、圖畫、聲音或影像之附著物及物品,不問屬於犯人與否,
沒收之。
(HNI/IYD, 16/06)
Universitas Terbuka Riyadh
-