Berita > Seputar TKI
Purna PMI Singapura Jadi Kepala Desa di Purworejo, Jawa Tengah
16 May 2019 20:30:17 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 5226
Ket: Sukesih bersama suaminya seusai dilantik jadi Kades
Foto: Development Program Singapura/ Theresia
Singapura, LiputanBMI - Sebahagia-bahagianya hidup adalah ketika kita bermanfaat bagi orang lain. Kalimat inilah yang menginpirasi purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura, Sulit Sukesih untuk berani mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di kampung halamannya pada awal Januari 2019 lalu.

Berbekal niat agar hidupnya bermanfaat bagi orang lain dan atas dukungan keluarga dan teman-temannya, Sukesih berhasil menjadi Kepala Desa Wasiat, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

"Kita tetap bisa bermanfaat dan bisa menolong orang lain tanpa harus menjadi kepala desa. Tapi dengan kapasitas sebatas pribadi kemampuan kita sendiri. Berbeda jika memegang sebuah kedudukan, kita bisa menolong lebih banyak orang," jelas Sukesih yang dilantik menjadi Kades wanita pertama Desa Wasiat pada 8 Mei 2019 lalu.

Sukesih pulang ke Indonesia pada Mei 2018 lalu setelah 15 tahun merantau di Negeri Singa sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT).

Ketika menyusun visi -misi untuk Desa Wasiat, Sukesih berkaca pada pengalaman yang ia dapat selama merantau untuk kemajuan desanya. Ia berharap dapat memajukan SDM warga desa agar mampu mengolah sumber daya pertanian yang ada dengan melibatkan generasi milenial atau karang taruna.

"Ketika di Singapura, saya punya banyak teman dari penjuru Indonesia. Saya sering minta pendapat kepada teman-teman. Saya juga sempat ikut kursus di Development Program Singapura. Mereka semua mendukung saya untuk maju menjadi Kepala Desa. Para tutor semua mendukung dan banyak memberi saran untuk kinerja saya." Sukesih menjelaskan dengan bangga sekaligus mantap dengan tanggung jawab barunya ini.

(FK/FK, 16/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-