Berita > Seputar TKI
Kisah ABK yang Berhasil Selamat Dari Pembantaian di Kapal Berbendera Taiwan
09 May 2019 22:23:59 WIB | Hani Tw | dibaca 2664
Ket: Salah satu korban yang luka di bagian perut mengalami cacat total
Foto: Dok. Feri
Kaohsiung, LiputanBMI - Feri, adalah salah satu Anak Buah Kapal penangkap ikan berbendera Taiwan, Wenpeng yang berhasil menyelamatkan diri dari amukan ABK dari Filipina ketika kalap di perairan samudra Hindia pada Februari lalu.

Seperti diceritakan Feri kepada LiputanBMI, Kamis (9/5/2019), saat kejadian berlangsung ia bersama temannya berusaha melawan pelaku yang sudah kalap dan menyoba melindungi kapten kapal sebelum terjun ke laut.

"Saya bersama teman-teman melindungi kapten kapal dari amukan pelaku. Kami melawan pelaku biar bisa selamat dan langsung terjun kelaut..... "ungkap Feri melalui pesan eletrik.

Sementara dua korban yang mengalami luka, Bayu Irawan, ia hanya mengalami luka bagian kepala dan tangan, sedangkan satunya lagi Mochamad Khotip, ia terkena bacokan pisau pada bagian perutnya sehingga mengalami cacat total. Sementara lima ABK yang dikabarkan hilang sampai saat ini juga belum diketahui kabarnya.

"Teman saya, Mochamad Khotip lukanya paling parah, ia mengalami cacat total dan sekarang hanya dirawat di rumah, "jelas Feri.

Feri memutuskan untuk pulang ke Indonesia beberapa waktu lalu setelah menerima gaji. Ia sangat menyayangkan dan merasa kasihan atas nasib keluarga korban. Ia berusaha membantu mereka, juga berharap supaya pihak PJTKI yang memberangkatkannya mau bertanggung jawab, bukan malah menambah beban.

"Saya minta tolong untuk korban yang hilang dari PT tersebut agar PT mau bertanggung jawab, jangan menambah beban keluarganya dengan segala macam biaya sampai puluhan juta, "pungkasnya.
(HNI/YLA, 09/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-