Berita > Seputar TKI
Depnaker Taichung Akan Buka Kelas Mandarin Gratis Bagi Pekerja Migran
04 May 2019 22:14:11 WIB | Hani Tw | dibaca 2939
Ket: Suasana kelas mandarin di Asean Square Taichung
Foto: facebook國際移工照顧服務中心
Taichung, LiputanBMI - Dalam upaya meningkatkan kwalitas berbahasa mandarin bagi pekerja migran, departemen tenaga kerja Kota Taichung kembali membuka kelas mandarin gratis. Dengan harapan supaya pekerja migran cepat bisa beradaptasi di tempat kerjanya yang baru.

Sebagaimana dilansir United Daily News (4/5), peserta kelas mandarin tahun lalu berjumlah 51 orang, diharapkan untuk tahun ini bisa bertambah. Adapun tempatnya di lantai 3 Taichung ASEAN Square Cultural Exchange Project atau yang biasa disebut Dong Sie Kuang Chang (東協廣場). Apabila ada yang berminat, bisa mendaftarkan diri melalui nomor telpon:(04)22255641. Rencananya akan dimulai pada Minngu, 19 Mei 2019.

Sementara itu, Kepala Depnaker Taichung,Wu Weizhi(吳威志) mengatakan, kelas mandarin diadakan secara gratis untuk pekerja migran, tema yang akan diajarkan berorientasi pada kehidupan sehari-hari, seperti menyanyikan lagu-lagu pop mandarin , mensimulasikan dialog kehidupan, dan cara mengajarnya juga beragam serta bisa saling mengenal sesama teman peserta lainnya.

Lebih lanjut Wu Wei-zhi menjelaskan, banyak pekerja migran di Taiwan yang mengalami permasalahan hambatan bahasa sering menyebabkan kesalahpahaman dengan majikan. Dengan mempromosikan kelas mandarin diharapkan dapat mengurangi kesalahpahaman dengan majikan saat berkomunikasi juga akan memperluas pengetahuan terhadap lingkungan kehidupan tempat bekerja.

Sampai saat ini, pekerja migran yang bekerja di Kota Taichung berjumlah sekitar 108.000 orang, jumlah terbanyak adalah pekerja sektor formal 77.000 orang, sementara untuk pekerja sektor informal atau perawat lansia berjumlah 27.000 orang.

Depnaker Taichung juga telah menyediakan Pusat Layanan dan Perawatan Pekerja Migran Internasional yang berlokasi di Asean Square. Menyediakan berbagai layanan yang ditujukan kapada pekerja migran yang ingin mencari informasi, konsultasi, membantu menangani perselisihan dengan majikan, advokasi multi bahasa. Berharap dapat membantu pekerja migran dari negara-negara ASEAN untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan di Taiwan.
(HNI/IYD, 04/05)
Universitas Terbuka Riyadh
-