Berita > Seputar TKI
Raih 86 Persen Suara, Jokowi-Amin Menang Telak Di Taiwan
23 Apr 2019 21:20:51 WIB | Juwarih | dibaca 2240
Ket: Photo bersama petugas PPLN, PANWASLU, TKNLN, BPNLN, dan para saksi Parpol peserta Pemilu 2019 di Taiwan
Foto: TKNLN Taiwan
Taipei, LiputanBMI - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Ir. Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma'ruf Amin menang telak dalam perolehan suara berdasarkan hasil perhitungan pemilu 2019 di Taiwan.

Sebagaimana rilis yang disampaikan ketua Tim Kampanye Nasional Luar Negeri Taiwan, Kaswan alias Wawan kepada LiputanBMI, pada Selasa 23 April 2019.

"Hasilnya, sebanyak 72.728 (86.4%) Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan menentukan pilihannya ke pasangan calon presiden & wakil presiden Joko Widodo - Ma’ruf Amin dan sebanyak 11.412 (13,6%) memilih pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno," ucap ketua TKNLN Taiwan, Kaswan.

Kaswan mengatakan, pleno rekapitulasi hasil suara pemilu di Taiwan dilaksanakan di kantor PPLN di lantai 6 gedung KDEI Taipei disaksikan oleh Tim Kampanye Nasional Luar Negeri (TKNLN) Taiwan, dan Badan Pemenangan Nasional Luar Negeri (BPNLN) Taiwan serta perwakilan-perwakilan dari partai peserta pemilu kemudian Panwaslu Taipei.

Selain suara capres dan cawapres, rapat pleno pun menghitung hasil perolehan suara partai politik peserta pemilu 2019 untuk pemilihan calon anggota DPR-RI.

"Untuk hasil suara parpol, PDIP memimpin perolehan suara sebanyak 41,47%, diikuti PKB (11,78%), PSI (10,60%), Partai Golkar (8,83%), dan PKS (7,33%) di urutan ke-lima," kata ketua TKNLN Taiwan.

Terkait hasil perolehan suara pemilu 2019 di Taiwan yang tergolong sukses memenangkan paslon 01, TKNLN Taiwan mendapat apresiasi dari TKN pusat dikarenakan bisa menyumbang suara yang cukup besar.

"Alhamdulillah TKNLN Taiwan mendapat apresiasi dari TKN pusat karena kami bisa menyumbang dan mampu mendongkrak suara cukup banyak," ujar Wawan.

Kaswan menilai, kemenangan Jokowi-Amin di Taiwan disebabkan kinerja pemerintah yang dipimpin oleh Jokowi-JK dianggap mampu menyelesaikan permasalahan pekerja migran, sebagai contoh dihapusnya terminal khusus TKI. Mengingat WNI di Taiwan yang menggunakan hak pilihnya mayoritas adalah PMI.

"Ini adalah bentuk suatu kepercayaan dari teman-teman PMI terhadap Jokowi untuk kembali memimpin Indonesia. Dan kemenangan ini TKN percaya bahwa mereka (red.PMI) adalah pemilih yang cerdas dan akal sehat karena sesuai dengan visi misinya" pungkasnya.
(JWR/IYD, 23/04)
Universitas Terbuka Riyadh
-