Berita > Seputar TKI
PMI Binladin Dua Bulan Terbaring di Rumah Sakit Jeddah
31 Mar 2019 04:07:22 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 543
Ket: Kris Abdurrahman (peci hitam) saat menjenguk Irfan di RS King Abdul Aziz
Foto: LBMIKSA
Jeddah, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bima, Nusa Tenggara Barat bernama Irfan bin Mansur Umar dikabarkan sudah dua bulan terbaring di rumah sakit King Abdul Aziz, Jeddah. Bapak empat anak yang bekerja di perusahaan Saudi Binladin Group (SBG) itu mengalami kelumpuhan.

Berdasrkan penuturan seorang temannya, sewaktu di Indonesia Irfan adalah seorang pendaki gunung yang tidak pernah mempunyai riwayat penyakit kelumpuhan. Akan tetapi baru tujuh bulan di Arab Saudi, Irfan mendadak mengalami kelumpuhan.

Hal itu diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Migran Indonesia (SPMI) Arab Saudi, Kris Abdurrahman seusai menjenguk Irfan di rumah sakit.

"Saat ini, beliau dirawat intensif di ruang ICU.. Sudah dua bulan lamanya beliau di sini. Jauh dari keluarga dan sanak familinya. Sebelum dibawa ke RS ini, beliau sempat ditolak di beberapa rumah sakit di Makkah." ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima LiputanBMI, Sabtu (30/3/2019).

Menurut Kris, kedatanganya ingin melihat kondisi Irfan secara langsung, dan memastikan mendapat pelayanan kesehatan yang layak.

"Alhamdulillah, sejauh ini, pihak rumah sakit telah memberikan pelayanan terbaik untuk beliau," ungkapnya.

SPMI, lanjut Kris, sudah melaporkan kondisi Irfan kepada KJRI Jeddah agar dapat memantau dan memberikan pendampingan sehingga Irfan mendapatkan hak-haknya, sesuai amanat UU No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

"Mohon doa sahabat-sahabat sekalian, semoga beliau diberi kesabaran dan kesembuhan seperti sedia kala, lalu kembali berkumpul bersama keluarganya," pungkasnya.
(IYD/IYD, 31/03)
Universitas Terbuka Riyadh
-