Berita > Seputar TKI
Majkan yang Pekerjakan Pekerja Ilegal Didenda SAR 20 Ribu
22 Mar 2019 16:04:18 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1571
Ket: Polisi Arab Saudi
Foto: google
Jeddah, LiputanBMI - Seorang warga Arab Saudi yang mempekerjakan pekerja migran Indonesia (PMI) overstayer dikabarkan telah dikenakan denda sebesar SAR 20 ribu atau setara Rp 72 juta. Hal itu berkaitan dengan ditahannya tiga PMI oleh pihak kepolisian Arab Saudi karena memasukkan kerja pekerja ilegal.

Baca juga: Tiga PMI di Jeddah Ditahan Polisi Karena Memasukkan Kerja Pekerja Ilegal

Salah satu PMI yang saat ini ditahan di kantor polisi sektor Dahban, Eliyanti binti Acep mengungkapkan pihak kepolisian sudah dua kali mempertemukan pihak majikan dengan tiga PMI yang saat ini menjadi tertuduh.

"Kami sudah tiga kali dipertemukan dengan pihak majikan. Katanya majikan itu harus membayar denda sebesar SAR 20 ribu untuk membuat laporan tersebut karena posisi dia juga bersalah telah mempekerjakan pekerja ilegal," ujar Eliyanti kepada LIputanBMI melalui sambungan seluler, Kamis (21/3/2019).

Di depan polisi, lanjut Eliyanti, majikan mengungkapkan bahwa ketiga PMI yang saat ini ditahan bukanlah pelaku pencurian.

"Majikan ditanya sama polisi apakah kami pelakunya dan jawabannya bukan. Rencananya hari minggu suami saya mau mendatangi KJRI Jeddah untuk meminta bantuan pendampingan agar kami bertiga dapat dibebaskan," tandasnya.
(IYD/IYD, 22/03)
Universitas Terbuka Riyadh
-