Berita > Seputar TKI
15 PMI Overstayer di Taiwan Tertangkap Saat Berangkat Kerja
18 Mar 2019 22:17:40 WIB | Hani Tw | dibaca 2309
Ket: Sebanyak 15 PMI Overstayer tertangkap di Taichung
Foto: United Daily News
Taichung, LiputanBMI - Sebanyak 15 orang pekerja migran Indonesia (PMI) berstatus overstayer yang bekerja di sebuah kontruksi bangunan tertangkap saat dalam perjalanan menuju tempatnya bekerja, Minggu (17/3/2019).

Mereka berangkat dari tempat penampungan di daerah Touefen, kota Miaoli menuju tempat kerjanya di kota Taichung dengan menggunakan mobil jemputan.

Sebagaimana dilansir United Daily News, Senin (18/3/2019), tim satuan khusus keimigrasian wilayah Timur, kota Taichung menerima laporan adanya beberapa pekerja migran ilegal yang dipekerjakan di sebuah bangunan di kota Taichung.

Penangkapan berawal dari kecurigaan tim satuan khusus imigrasi Taichung ketika melihat sebuah mobil yang seharusnya hanya untuk muatan tujuh orang penumpang terlihat sesak dengan penumpang yang berjumlah 15 orang.

Dari ke-15 PMI overstayer yang tertangkap, 13 orang di antaranya adalah Anak Buah Kapal (ABK) yang memilih kabur dari pekerjaannya. Sebagian dari mereka ada yang berstatus overstayer sejak tahun 2014.

Sementara dua orang lainnya, mereka datang ke Taiwan pada tahun 2017 untuk mengunjungi keluarganya. Meski masa izin tinggal sudah habis, mereka tidak pulang ke Indonesia, tetapi justru menjadi pekerja ilegal.

Menurut pengakuan dari beberapa ABK yang tertangkap, mereka memilih kabur karena bekerja di kapal penangkap ikan jam kerjanya terlalu panjang, kurang instirahat juga gaji yang diterima hanya sedikit sekali.

Sementara ini mereka ditampung di rumah detensi Nantou untuk menunggu proses kepulangan. Saat ini tim satuan khusus masih mencari majikan lama untuk dimintai pertanggungjawaban.

Perusahaan kontruksi bangunan yang mempekerjakan pekerja migran ilegal, jika terbukti melanggar peraturan perburuhan Taiwan akan dikenakan sanksi dan denda antara NTD 150.000 hingga NTD 750.000.
(HNI/FK, 18/03)
Universitas Terbuka Riyadh
-