Berita > Seputar TKI
WNI di Serawak yang Dilaporkan Hilang Tulangnya Ditemukan dalam Perut Buaya
17 Mar 2019 22:13:45 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 654
Ket: Buaya yang ditemukan Tim SAR di sungai di Ladang Zumida Oil Palm Sdb Bhd, Serawak
Foto: Berita Harian Online
Kuching, LiputanBMI - Upaya untuk mencari seorang laki-laki warga Indonesia yang dilaporkan hilang sejak minggu lalu di Serawak, Malaysia dihentikan setelah Tim SAR menemukan tulang manusia yang diduga milik korban di dalam perut buaya, Minggu (17/3/2019).

Buaya dengan panjang hampir lima meter itu ditemukan dalam keadaan mati oleh seorang pawang yang turut serta dalam operasi SAR sejak seminggu lalu.

Asisten Direktur Operasi Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia (JBPM) Sarawak, Tiong Ling Hii mengatakan, buaya tersebut mati akibat memakan umpan yang dipasang pawang. Bangkai buaya tersebut kemudian dibelah perutnya untuk mencari korban yang diduga diterkamnya.

“Satu pasukan terdiri daripada JBPM, polisi, Jabatan Hutan Sarawak dan Polisi Bantuan serta pekerja Zumida Oil Palm Sdn Bhd dibentuk untuk melakukan identifikasi korban. Perut buaya itu kemudian dibelah oleh pihak polis serta JHS dan ditemukan beberapa tulang dan rangka manusia,” kata Tiong Ling Hii seperti dilansir Berita Harian Online, Minggu (17/3).

Dengan ditemukannya tulang manusia di perut buaya tersebut, operasi Tim SAR yang dilakukan sejak 10 Maret lalu untuk mencari seorang WNI bernama Yosef Tesu (20) yang dilaporkan hilang di sungai di Ladang Zumida Oil Palm Sdb Bhd dinyatakan dihentikan.

(FK/FK, 17/03)
Universitas Terbuka Riyadh
-