Berita > Seputar TKI
Sempat Dibekukan, SBMI Hong Kong Kembali Dibentuk
04 Feb 2019 14:18:11 WIB | Juwarih | dibaca 337
Ket: Kegiatan pengukuhan dan pelantikan pengurus DPLN-SBMI Hong Kong di Lapangan Rumput Victoria Park, Minggu 3 Januari 2019
Foto: SBMI Hong Kong
Hongkong, LiputanBMI - Sempat dibekukan kepengurusannya diakhir tahun 2017 oleh Dewan Pimpinan Nasional Serikat Buruh Migran Indonesia (DPN-SBMI), kemudian pada 13 Januari 2019 di kantor KOTKIHO sejumlah Pekerja Migran Indonesia untuk kembali membentuk pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri Serikat Buruh Migran Indonesia (DPLN-SBMI) Hong Kong.

Bertempat di Lapangan Rumput Victoria Park, Serikat Buruh Migran Indonesia mengadakan pengukuhan atau pelantikan ketua DPN-SBMI Hong Kong, pada Minggu 3 Februari 2019.

Turut hadir dalam pengukuhan DPLN-SBMI Hong Kong diantaranya dari perwakilan Christian Action yaitu Tania Sim, Hong Kong Confederation Trade Union (HK-CTU) Leo, International Domestic Workers Federation (IDWF) Niken Anjar Wulan, serta beberapa organisasi PMI seperti FKMPU, Bara JP, KOMI, YIC, AKU Indonesia, KOWBASS CIBER, dan dimeriahkan oleh para penari tradisional jawa dari group Bara JP, dan juga Shalawat Rebbana dari group Forum Komunikasi Mukminat Peduli Ummat.

"Alhamdulillah pengukuhan pengurus SBMI Hong Kong di lapangan rumput Victoria Park berjalan dengan baik dan sukses," ucap Nurhalimah, saat dikonfirmasi LiputanBMI melalui pesan elektronik, pada Senin (4/2/2018).

Dalam sambutannya, ketua SBMI Hong Kong yang baru terpilih, Nurhalimah menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua kawan-kawan anggota yang sudah bekerjasama dan saling membantu sehingga acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus baru DPLN-SBMI Hong Kong bisa terwujud dan berjalan dengan lancar.

"Saya ucapkan terima kasih juga buat para undangan yang sudah hadir, turut memberikan support atas terbentuknya kepengurusan SBMI Hong Kong yang baru setelah pengurus yang lama dibekukan sejak akhir tahun 2017 lalu," ucap PMI Hong Kong asal Lampung ini.

Nurhalimah, setelah terpilih sebagai ketua SBMI Hong Kong berharap, para PMI yang ada di negara bekas jajahan Inggris ini bisa bersatu bergandengan tangan untuk berjuang demi kesejahteraan pekerja migran.

"Harapan kami, semoga kita (PMI Hong Kong.red) bisa bersama-sama bergandengan tangan untuk berjuang demi terwujudnya keadilan agar terciptanya kesejahteraan bagi pekerja migran," harapnya.

Sementara itu di tempat terpisah, ketua umum SBMI, Hariyanto, mengapresiasi atas semangat kawan-kawan PMI di Hong Kong yang masih semangat untuk tetap berjuang kedalam wadah Serikat Buruh Migran Indonesia.

"Pertama-tama kami mengapresiasi atas semangat dari teman-teman PMI Hong Kong yang masih ingin berjuang dan bergabung dengan SBMI, kedua kami mengucapkan selamat kepada Nurhalimah yang terpilih sebagai ketua DPLN-SBMI Hong Kong semoga aman dalam menjalankan tugas organisasi," ucap ketua umum SBMI.

Hariyanto menyampaikan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, PMI di negara penempatan dibolehkan untuk berkumpul atau berserikat sebagai wadah memperjuangkan keadilannya.

"Saya berharap PMI di tiap-tiap negara penempatan dapat berserikat untuk meningkatkan kesejahteraannya sebagaimana dimandatkan dalam UU PPMI," harapnya.

(JWR/IYD, 04/02)
Universitas Terbuka Riyadh
-