Berita > Seputar TKI
Lee A Ming Fotografer Taiwan, Bahagianya Makan Pakai Tangan Bersama ABK
04 Feb 2019 06:23:04 WIB | Hani Tw | dibaca 600
Ket: Papa Shang bersama ABK Kaohsiung
Foto: Facebook Lee A-ming
Kaohsiung, LiputanBMI - Lee A Ming (李阿明) seorang fotografer Taiwan mengikuti ajakan Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia untuk menikmati makan malam bersama dengan menggunakan tangan (bahasa Jawanya disebut muluk, red.) beberapa hari lalu di Pelabuhan YiDa, Kaohsiung.

Papa Shang (爸爸桑), demikian panggilan akrabnya dikalangan ABK, kepada LiputanBMI (3/2/2019) mengatakan bahwa ia melihat kegembiraan para ABK yang sedang makan malam bersama dalam satu wadah dan semuanya makan menggunakan tangan. Atas ajakan mereka Papa Shang mengikuti mereka makan tanpa menggunakan sumpit.

"Saya dipanggil oleh ABK yang saat itu sedang makan malam untuk diajak makan bersama. Saya pun bergegas menghampiri mereka, dan makan bersama, "jelasnya melalui pesan messanger .

Para ABK, lanjutnya, hanya makan nasi dengan dua ekor ikan goreng yang ditaruh diatas plastik, mereka makan bersama sambil bercanda bahagia. "Saya merasa salut dengan mereka yang seolah tidak mempunyai beban," ungkapnya..

Selain itu, kata Papa Shang, setiap mendarat para ABK yang mayoritas muslim akan berbondong-bondong menuju sebuah bangunan sederhana yang digunakan sebagai tempat ibadah dengan jarak sekitar 1 kilometer dari pantai untuk melaksanakan ibadah. Ia merasa kagum atas kekhusukan mereka dalam menjalankan ibadah dan berdoa.

Papa Shang selama beberapa tahun sudah akrab dengan ABK khususnya di Pelabuhan Yida, Kaohsiung bahkan ia sudah merasa mereka adalah bagian dari hidupnya. Ia sering makan dan minum bersama mereka. Mereka sangat bersahabat, dermawan, ia sering diberi sarapan ketika sedang jalan-jalan pada pagi hari jika kebetulan bertemu mereka.

"Mereka pernah memberi saya dua ekor kepiting yang sudah dimasak, lalu saya bawa dan saya makan bersama dengan orang Taiwan, "kenangnya.

Semua kehidupan ABK baik saat di kapal, kegiatan mereka saat mendarat diabadikan dalam sebuah karya foto dan juga sudah diterbitkan ke dalam sebuah buku 這裡沒有神baca: Che Li Mei Yo Shen yang artinya "Disini Tidak Ada Tuhan".
(HNI/IYD, 04/02)
Universitas Terbuka Riyadh
-