Berita > Seputar TKI
86 Pasang WNI Ikuti Sidang Isbat Nikah di KBRI Kuala Lumpur
15 Jan 2019 21:45:03 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1208
Ket: Sidang Isbat Nikah di KBRI Kuala Lumpur
Foto: KBRi KL
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Untuk pertama kalinya KBRI Kuala Lumpur menyelenggarakan Sidang Isbat Nikah di wilayah Semenanjung Malaysia. Sidang Isbat Nikah dengan tema ‘Resmi dan Terlindungi’ tersebut diadakan selama dua hari pada tanggal 15 dan 16 Januari 2019 dan diikuti oleh 86 pasang WNI.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala Perwakilan RI, Krishna K.U Hannan, mewakili Duta Besar RI di Malaysia. Hadir pula Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Dr. Aco Nur, perwakilan organisasi masyarakat serta keluarga peserta.

“Saya berharap program ini dapat memberikan kepastian hukum atas status pernikahan para WNI di Malaysia yang pada gilirannya akan memperjelas status kewarganegaraan dan hak-hak lainnya dari anak-anak yang lahir dari perkawinan tersebut,” kata Wakil Kepala Perwakilan RI, Krishna K.U Hannan dalam sambutannya.

Sidang Isbat Nikah ini terselenggara atas kerja sama KBRI Kuala Lumpur dengan Mahkamah Agung dan Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Dasar pelaksanaannya adalah Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI No. 084/KMA/SK/V/2011 tentang Izin Sidang Pengesahan Perkawinan (Isbat Nikah) di Kantor Perwakilan RI.

Dari 92 (sembilan puluh dua) pasang WNI yang mendaftar, hanya 89 (delapan puluh sembilan) pasang yang memenuhi kriteria (diutamakan yang telah memiliki anak). Selanjutnya 3 (tiga) pasang WNI mengundurkan diri, sehingga tersisa 86 (delapan puluh enam) pasang.

Untuk semakin menyemarakkan kegiatan ini, KBRI Kuala Lumpur menyediakan fotobooth layaknya pelaminan bagi pasangan yang telah mendapatkan keputusan kelulusan dari Majelis Hakim.

Isbat Nikah adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sah tidaknya pernikahan. Di Malaysia, Sidang Isbat Nikah telah dilakukan beberapa kali di Perwakilan RI di Sabah dan Serawak.

Memperhatikan antusiasme WNI yang cukup tinggi, KBRI Kuala Lumpur mempertimbangkan untuk mengadakan Sidang Isbat Nikah secara berkala di masa mendatang.

(FK/FK, 15/01)
Universitas Terbuka Riyadh
-