Berita > Seputar TKI
Ajak Mantan PMI, Polsek Patrol Buka Kursus Bahasa Asing Gratis
09 Jan 2019 20:50:06 WIB | Juwarih | dibaca 383
Ket: Sejumlah remaja sedang mengikuti proses belajar bahasa asing di Mapolsek Patrol, Indramayu, Jawa Barat
Foto: Polsek Patrol
Indramayu, LiputanBMI - Kepolisian Sektor (Polsek) Patrol, Indramayu, Jawa Barat, mengajak mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pernah bekerja di Jepang membuka kursus bahasa asing, yaitu Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris secara gratis untuk remaja di Kecamatan Patrol dan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Patrol, Kompol. H. Mashudi, SH.MH., kepada LiputanBMI saat dikonfirmasi, Rabu 9 Januari 2019.

"Sebagai prajurit Bhayangkara, saya merasa terpanggil untuk memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi remaja dalam upaya mencegah agar mereka tidak berbuat kriminal," ucap H.Mashudi.

H. Mashudi mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menekan dan meminimalisir kenakalan remaja. Ia mengajak remaja di Kecamatan Patrol dan sekitarnya untuk mengisi kekosongan waktu dengan kegiatan positif.

"Selain bertujuan untuk menekan kenakalan remaja, kursus bahasa asing ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat di wilayah Patrol dan sekitarnya, mengingat bahasa asing sangat diperlukan di era globalisasi," katanya.

Untuk mewujudkan semua ini, H. Mashudi mengajak mantan PMI bernama Iqbal yang pernah beberapa tahun bekerja di Jepang sebagai tenaga pengajar yang siap mengabdikan ilmunya secara sukarela.

“Alhamdulilah Mas Iqbal bersedia untuk berbagi ilmunya kepada anak-anak dengan sukarela," ujar H. Mashudi.

Kursus Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris ini diadakan di Mapolsek Patrol sejak Agustus 2018 lalu dengan menggunakan tempat seadanya dan diikuti oleh siswa-siswi SMP, SMA dan SMK, baik yang ada di wilayah Patrol ataupun dari luar wilayah Patrol.

"Antusias para remaja terhadap kegiatan ini tergolong cukup baik, terbukti peserta kursus bukan hanya remaja di wilayah Patrol saja. Ada yang dari Kecamatan Haurgeulis dan Kecamatan Sukra. Bahkan ada yang dari Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang," pungkasnya.
(JWR/FK, 09/01)
Universitas Terbuka Riyadh
-