Berita > Seputar TKI
Warga Bangladesh Pembunuh PMI di Singapura Jalani Sidang, Bila Terbukti Bisa Dihukum Mati
02 Jan 2019 21:09:00 WIB | Yully Agyl | dibaca 1396
Ket: Hotel Golden Dragon Singapura, tempat kejadian pembunuhan
Foto: Straits Times
Singapura, LiputanBMI - Seorang warga Bangladesh yang didakwa melakukan pembunuhan terhadap PMI di Singapura di kamar Hotel Golden Dragon, Geylang akhir pekan lalu, akhirnya menjalani persidangan di pengadilan Singapura, Rabu (2/1/2019).

Pelaku bernama Ahmed Salim (30) pada hari Selasa (1/1) kemarin telah diputuskan sebagai terdakwa atas pembunuhan terhadap PMI yang diketahui bernama Nurhidayati Wartono Surata (34).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, polisi setempat mengatakan bahwa keduanya saling kenal walau belum diketahui sejauh mana hubungan antara pelaku dan korban.

Menurut paramedis, korban meninggal di kamar hotel yang berada di Westerhout Road dengan luka pada leher dan tangannya. Polisi menangkap Ahmed dalam waktu 14 jam setelah laporan dibuat.

Sementara seorang karyawan hotel yang tidak disebutkan namanya mengatakan, pasangan itu awalnya memesan kamar untuk waktu tiga jam, tetapi kemudian memperpanjang pemesanan menjadi lima jam. Namun, hingga 10 jam kemudian, keduanya tidak check out. Staf hotel kemudian memeriksa kamar dan menemukan jenazah Nurhidayati.
Seorang tamu hotel yang menolak disebutkan namanya juga mengatakan bahwa dia tidak mendengar keributan dan baru mengetahui tentang insiden itu setelah polisi mengetuk pintunya.

Sebagaimana diberitakan Straits Times, Rabu (2/1/2019), Ahmed menjalani persidangan tanpa ekspresi. Selanjutnya, dia akan dipindahkan ke Divisi Pusat Polisi dan persidangan selanjutnya dijadwalkan pada 9 Januari 2019. Jika terbukti melakukan pembunuhan, dia akan menghadapi hukuman mati.
(YLA/YLA, 02/01)
Universitas Terbuka Riyadh
-