Berita > Seputar TKI
Terus Bertambah, Sepanjang Tahun 2018 NTT Dapat Kiriman 104 Jenazah PMI
30 Dec 2018 20:53:16 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 629
Ket: ilustrasi
Foto: google
Nasional, LiputanBMI - Sepanjang tahun 2018, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia di luar negeri terus bertambah.

Terbaru, seorang PMI bernama Deliaty Hedohari asal Kelurahan Bakunase, Kota Raja, Kupang dan Bernadus Lewar asal Maumere, Kabupaten Sikka, NTT dilaporkan meninggal dunia di Malaysia.

“Menurut catatan kami, jenazah Bernadus Lewar adalah jenazah PMI asal NTT ke-104 yang meninggal di luar negeri sepanjang tahun 2018 ini,” kata aktivis Jaringan Relawan untuk Kemanusiaan Kupang (J-RUK), Ardy Milik dalam keterangan tertulis kepada LiputanBMI, Minggu (30/12).

Menurut Ardy, pihaknya belum mendapat informasi kapan jenazah Bernadus Lewar akan dipulangkan ke NTT. Sementara jenazah Deliaty Hedohari, dijadwalkan akan tiba di Terminal Cargo Bandara El Tari, Kupang, Senin (31/12) besok.

Terkait pemulangan jenazah Deliaty, Ardy yang juga menjadi salah satu Koordinator Forum Solidaritas Kemanusiaan NTT mengaku kecewa kepada perwakilan pemerintah RI di Malaysia karena tidak bersedia membantu biaya.

“Jenazah Delianty sempat tertahan di rumah sakit selama beberapa hari karena terkendala biaya pemulangan. Tentu kami kecewa dengan perwakilan pemerintah RI di Malaysia yang tidak bersedia membantu biaya,” jelasnya.

Lebih lanjut Ardy menjelaskan, pihaknya sudah mencoba menghubungi salah satu staf Konsuler KBRI Kuala Lumpur. Namun, kata Ardy, pihak KBRI Kuala Lumpur menjelaskan hanya bisa membantu administrasi dokumen dan tidak bisa membantu biaya pemulangan.

“Itu (membantu biaya pemulangan jenazah, Red) sudah menjadi kewajiban negara. Untuk apa berbagai peraturan dibuat tapi tidak dilaksanakan. Kenapa mereka disebut pahlawan devisa dan memang penghasil devisa tapi saat mereka butuh biaya selalu kesulitan,” pungkasnya.

(FK/FK, 30/12)
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
-