Berita > Info Penting
Program Kemudahan Pulang TKA Ilegal di Taiwan Hanya Berlaku 6 Bulan, Ini Penjelasannya
30 Dec 2018 12:34:18 WIB | Yully Agyl | dibaca 894
Ket: Program kemudahan pulang TKA ilegal di Taiwan
Foto: Web imigrasi Taiwan
Taipei, LiputanBMI - Badan Imigrasi Nasional (The National Immigration Agency /NIA) Taiwan mengeluarkan program kemudahan kepulangan bagi pekerja migran yang tinggal melebihi batas waktu (overstay) dan pekerja migran kaburan. Hal ini dilakukan karena semakin tingginya prosentase pekerja ilegal di Taiwan.

Program kemudahan kepulangan ini hanya berlaku 6 bulan dimulai tanggal 1 Januari 2019 hingga 30 Juni 2019. Dalam aturan yang ditulis di website imigrasi Taiwan menyebutkan ada beberapa perbedaan aturan denda dan masa blacklist bagi para imigran ilegal tersebut.

Perbedaan itu adalah sebagai berikut:

1. Bagi imigran ilegal yang menyerahkan diri, tidak akan ditahan, denda NTD 2000, dan masa blacklist untuk masuk kembali ke taiwan di perpendek. Apabila bisa melaporkan majikan atau agen yang mempekerjakan TKA ilegal, biaya kepulangan gratis (ditanggungkan ke majikan atau agen yang dilaporkan).

2) Bagi imigran ilegal yang tertangkap dalam periode program kemudahan pemulangan itu, akan ditahan, denda NTD 10.000 dan masa blacklist diperpanjang. Apabila bisa melaporkan majikan atau agen yang mempekerjakan TKA ilegal, biaya kepulangan gratis (ditanggungkan ke majikan atau agen yang dilaporkan).

3) Bagi imigran ilegal yang menyerahkan diri atau tertangkap setelah program tersebut akan ditahan, dikenakan denda berlipat, masa blacklist lebih panjang. Apabila bisa melaporkan majikan atau agen yang mempekerjakan TKA ilegal, biaya kepulangan gratis (ditanggungkan ke majikan atau agen yang dilaporkan).

Dengan adanya aturan ini, diharapkan para TKA ilegal akan mengambil kesempatan untuk menyerahkan diri agar tidak terbebani denda yang besar dan blacklist yang lebih lama lagi. Hotline penyerahan diri dan pelaporan majikan dan agen yang memakai TKA ilegal adalah 0800-024-88.
(YLA/YLA, 30/12)
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
-