Berita > Seputar TKI
Nikah di Taiwan, PMI Ini Delapan Tahun Tidak Kontak Keluarganya
29 Dec 2018 23:25:01 WIB | Hani Tw | dibaca 2472
Ket: Foto Sri ketika mau menikah ( kiri bawah), foto paspor( kanan atas),dan foto anaknya.
Foto: LBMITW
Taipei, LiputanBMI - Seorang pekerja migran Indonesia asal Blitar, Sri Wahyuningsih (35) dikabarkan selama delapan tahun tidak menghubungi keluarganya setelah melakukan pernikahan dengan orang Taiwan.

Menurut penuturan Sembara, ayah Sri Wahyuningsih kepada liputanBMI, Sabtu (12/29/2018) melalui pesan singkat, Sri dulu diberangkatkan ke Taiwan melalui PJTKI Asri Malang sebagai pembantu rumah tangga yang kemudian menikah dengan orang Taiwan.

“Ceritanya panjang, dulu anak saya Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Taiwan, dapat satu tahun katanya mau nikah sama anaknya majikan," jelasnya.
Sebagai orang tua, apalagi Sri adalah anak satu-satunya, mendengar ia mau menikah Sembara menyuruh pulang ke Indonesia bersama calon suaminya.

“Lalu saya suruh bawa balik calon suaminya ke Indonesia kemudian saya nikahkan di rumah Blitar, “ungkap Sembara.

Masih menurut keterangan Sembara, setelah menikah sampai punya anak satu, Sri masih mau menghubungi keluarganya. Terakhir Sri menghubungi keluarganya tahun 2010, setelah itu tidak lagi sampai sekarang. Sembara sangat berharap Sri mau memberi kabar kepada keluarganya. Keluarganya sudah sangat rindu sekali terutama ibunya.

“Ya, begitulah nasib sebagai orang tua, punya anak satu nikah dengan orang Taiwan, lama tak beri kabar apa lagi ibunya sakit sakitan mikir anak tersayang, nasi dah jadi bubur hanya penyesalan yang dirasakan, “ungkap Sembara sedih.

Sembara berpesan khususnya kepada kawan yang ada di Taiwan, seandainya jumpa dengan orang yang sama dengan di foto tersebut segera infokan kepadanya atau WA +62852-5920-9827.

“Seandainya ketemu di jalan atau mengenalnya tolong beri info ke saya ya?, “pungkas Sembara penuh harap.
(HNI/YLA, 29/12)
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
-