Berita > Seputar TKI
Sudah Dikatakan Meninggal Karena 12 Tahun Hilang Kontak, PMI Indramayu Ditemukan KBRI Yordania
28 Dec 2018 08:25:31 WIB | Juwarih | dibaca 2761
Ket: Kiri Photo PMI a.n Ramini BT Warji, Kanan, anggota DPR RI, Ono Surono, ST saat berkunjung ke Shelter KBRI Yordania di Amman, pada 19 Desember 2018
Foto: LiputanBMI.com
Indramayu, LiputanBMI - Ramini binti Warji, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Asal Indramayu, Jawa Barat, oleh keluarganya sudah dinyatakan meninggal dunia, karena selama 12 tahun hilang kontak dan tidak diketahui keberadaannya saat bekerja di Yordania.

Hal tersebut disampaikan, ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih kepada LiputanBMI, pada Kamis 26 Desember 2018.

"Sebelum saya menginformasikan bahwa Ramini sudah ditemukan oleh pihak KBRI Yordania, awalnya keluarga menganggap bahwa PMI tersebut sudah meninggal dunia karena 12 tahun tidak diketahui keberadaannya," ucap Juwarih.

Juwarih mengatakan Ramini merupakan PMI warga Blok Plumbon, RT 006/001, Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang bekerja di Yordania sejak tahun 2006.

Kata Juwarih, saat menemui keluarganya Ramini di Sukagumiwang, Indramayu, awalnya keluarga menganggap yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

"Kata Kusnadi, adik kandung PMI menceritakan bahwa ibunya sebelum meninggal pernah bermimpi bertemu dengan kakaknya, sehingga keluarga beranggapan jika Ramini sudah meninggal dunia," kata ketua SBMI Indramayu.

Terpisah, Atase Ketenagakerjaan KBRI Yordania, Suseno Hadi, saat dikonfirmasi LiputanBMI mengatakan, pada 17 Desember 2018 majikan Ramini datang ke kedutaan untuk mengurus perpanjangan dokumennya PMI.

Namun oleh pihak KBRI menyampaikan ke majikan, agar Ramini dipulangkan cuti terlebih dahulu mengingat yang bersangkutan sudah lama tidak pulang.

"Majikannya yang datang ke KBRI, kami menyampaikan agar Ramini cuti dulu, karena yang bersangkutan
sudah tiga kali ganti majikan, dan alhamdulillah majikannya koperatif," jelas Suseno.

Sementara itu, Kusnadi dan saudara yang lainnya merasa bahagia setelah dapat kabar dari ketua SBMI Indramayu yang menginformasikan bahwa kakanya telah ditemukan dan sekarang sedang berada di Shelter KBRI Yordania untuk menunggu proses kepulangannya ke kampung halaman.

"Alhamdulillah ternyata kakak saya masih hidup, saya senang sekali dapat kabar ini," ujar Kusnadi.

Dalam kesempatan ini pula, Kusnadi mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menemukan dan menginformasikan tentang keberadaan kakaknya saat ini.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pihak KBRI Yordania yang sudah membantu menemukan dan memproses kepulangan kakak saya," ucap Kusnadi.

Selain mengucapkan terima kasih kepada pihak KBRI Yordania, Kusnadi pun memberi ucapan terima kasih kepada Ono Surono, Anggota DPR RI Komisi IV dari Dapil VIII Jabar yang sudah meluangkan waktunya untuk bertemu secara langsung dengan Ramini dan beberapa PMI bermasalah di Shelter KBRI di Amman, saat kunjungan kerja Tim Badan Kerja Sama Antar Parlemen ke Yordania pada 18 Desember 2018 yang lalu.
(JWR/YLA, 28/12)
Universitas Terbuka Riyadh
-