Berita > Ekosospol
Imam Subali, Mantan PMI Arab Saudi Nyaleg DPR RI
04 Dec 2018 19:10:23 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 510
Ket: Imam Subali, Mantan PMI Arab Saudi yang nyaleg DPR RI
Foto: LiputanBMI
Riyadh, LiputanBMI - Sebagai mantan TKI Imam Subali paham betul persoalan buruh migran dan tahu persis bagaimana kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, para buruh migran masih termarginalkan. Sebutan pahlawan devisa belum dibarengi dengan sikap nyata, baik dari pemerintah maupun dari publik secara umum.
`
Melihat kondisi itu Imam Subali merasa terpanggil untuk mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI agar bisa memperjuangkan nasib para buruh migran di parlemen.

Pria yang biasa dipanggil Cak Imam ini mencalonkan anggota legislatif (DPR RI) dengan kendaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta II yang meliputi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri.

“Saya dua tahun menjadi buruh migran di Saudi, kebetulan bekerja di sebuah maktab istiqdam (agency), jadi tahu persis persoalan TKI. Untuk itu saya ingin mendobrak lewat jalur political will di parlemen sehingga para TKI bisa mendapatkan keadilan di segala bidang dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka”, kata Imam kepada LiputanBMI, Senin, (4/12).

Pengalaman lain sebagai bekal untuk nyaleg, pria kelahiran Malang 5 Maret 1972 ini adalah ia sering memberikan advokasi kepada para TKI melalui Lembaga Konsultan Hukum yang khusus menangani kasus-kasus tenaga kerja.

Selain itu Cak Imam yang menyelesaikan S1 nya di LIPIA dan S2 nya di Institut Agama Islam Al Aqidah Jakarta ini juga aktif sebagai instruktur PAP, instruktur pelatihan serta menjadi konsultan TKI. Di organisasi buruh migran, Imam tercatat sebagai wakil ketua Garda BMI Pusat.

“Dengan bekal pengalaman di lapangan baik sebagai pekerja migran maupun menjadi konsultan TKI serta organisasi, saya bismillah nyaleg DPR RI. Untuk itu saya minta doanya agar lolos ke Senayan sehingga bisa memperjuangkan nasib teman-teman buruh migran”, jelasnya.

Untuk meraih cita-citanya menjadi anggota dewan itu Cak Imam telah membentuk jejaring di media sosial dengan para buruh migran di berbagai negara seperti di Malaysia, Brunei, Korea Selatan,Taiwan, Arab Saudi, Mesir, Belanda dll.


(JWD/JWD, 04/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki