Berita > Seputar TKI
15 Tahun Tertahan di Arab Saudi, Darkem Dipulangkan ke Indramayu
18 Nov 2018 12:49:50 WIB | Juwarih | dibaca 1205
Ket: PMI a.n Darkem binti Jupang (51) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Tegal Girang, RT 009, RW 004, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Foto: SBMI Indramayu
Indramayu, LiputanBMI - Darkem binti Jupang (51) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Tegal Girang, RT 009, RW 004, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang tertahan tidak bisa pulang selama 15 tahun oleh majikannya di Arab Saudi, dikabarkan akan dipulangkan ke Indonesia, pada Minggu (18/11/2018).

Hal tersebut disampaikan Wahyudin, anak Kandung Darkem kepada LiputanBMI saat di konfirmasi melalui pesan elektronik, di Indramayu pada Sabtu 17 November 2018.

"Hari ini (red. Sabtu) Saya telah dihubungi oleh ibu, menginformasikan bahwa beliau sudah berada di Bandara Riyadh akan dipulangkan ke Indonesia," ucap Wahyudin.

Merespon kabar tersebut Wahyudin dan adiknya bernama Riyan langsung merasa bahagia setelah sekian lama menunggu dan mengharapkan ke pulangan ibu nya.

"Alhamdulillah, akhirnya ibu saya besok (red. Minggu) dijadwalkan akan sampai bandara Soekarno-Hatta pada pukul 13.30 menggunakan pesawat Oman Air," kata Wahyudin.

Wahyudin mengatakan, ia dan keluarga akan menjemput ibunya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Besok saya dan keluarga akan berangkat ke Jakarta untuk menjemput ibu saya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta," pungkasnya.

Diketahui, pada 24 Januari 2017 Riyan Ade Saputra, anak kandung Darkem menyampaikan pengaduan ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu bahwa ibunya sudah 14 tahun tidak bisa pulang karena di tahan majikannya di Arab Saudi.

Pada 27 Januari 2017 secara tertulis SBMI Cabang Indramayu menyampaikan pengaduan ke KBRI Riyadh, Arab Saudi. Kemudian pada pertengahan bulan Mei 2018 Tim Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh dengan di bantu kepolisian Arja berhasil menemukan Darkem.

Kurang lebih dua bulan berada di shelter Kementerian Sosial Arab Saudi sambil menunggu proses kepulangan (exit permit) dan haknya, kemudian pada 17 November 2018 oleh pemerintah Arab Saudi Darkem dipulangkan ke Indonesia.

(JWR/JWD, 18/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki