Berita > Seputar TKI
3 Tahun Dirawat Karena Derita Infeksi Tulang Belakang, Shinta Akan Dipulangkan
16 Nov 2018 22:39:10 WIB | Hani Tw | dibaca 958
Ket: Tim KDEI Taipei mengunjungi Shinta untuk pembuatan dokumen
Foto: Facebook
Hsinchu, LiputanBMI - Pekerja migran Indonesia asal Banyumas Shinta Danuar penderita infeksi tulang belakang yang selama tiga tahun lebih dirawat di rumah sakit Heping,Hsinchu akan dibawa pulang ke Indonesia dalam waktu dekat.

Seperti diberitakan oleh situs resmi BNP2TKI (16/11/2018), pemerintah melalui perwakilan di KDEI Taipei dalam tiga hari ini (14 s/d 16 November 2018), tengah menyiapkan rencana pemulangan Shinta Danuar. Tim KDEI Taipei telah berkoordinasi intensif dengan pihak rumah sakit guna memastikan kondisi terbaru Shinta.

Tim yang terdiri dari Wakil Kepala KDEI Taipei, Siswadi, Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Sri Indah Wijayanti, Perwakilan BNP2TKI di Taipei, Analis Bidang Ketenagakerjaan, Farid Maruf, dan Senior Asisten Bidang Ketenagakerjaan, Kadir, kembali melihat kondisi Shinta Danuar untuk memastikan kondisi terbaru apakah sudah memungkinkan untuk dipulangkan ke tanah air pada Kamis sore (15/11/2018).

"Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan rumah sakit untuk memastikan kondisi Shinta apakah sudah bisa dipulangkan, semua harus berdasarkan catatan dari dokter, mengingat perjalanan panjang dari Taipei ke Indonesia yang memerlukan waktu sekitar 5 jam perjalanan udara untuk tiba di Indonesiaā€¯ ungkap Siswadi, Wakil Kepala KDEI Taipei.

Sementara kepala BNP2TKI Nusron Wahid yang dihubungi via telpon mengatakan, Jumat ini(16/11) ibunya Shinta akan tiba di Taiwan menuju Heping Hospital. Beliau akan mendampingi Shinta dalam perjalanan pulang ke Indonesia. KDEI Taipei terus memberikan motivasi semangat kepada Shinta kalau dia akan segera dipulangkan ke tanah air. Di Indonesia baik Kemlu, Kemnaker dan BNP2TKI sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk kepulangan ke kampung halamannya di Banyumas.

Shinta yang diberangkatkan melalui PJTKI PT. Sriti Rukma Lestari,Jakarta Barat
selama menjalani pengobatan dan perawatan di rumah sakit Heping Hsinchu, selain mendapatkan bantuan biaya dari pemerintah daerah juga peran majikan yang dulu sangat membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung karena asuransi kesehatan masih tetap dibayar meski Shinta tidak bekerja lagi.
(HNI/JWD, 16/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki