Berita > Seputar TKI
Jika Terpilih Dasiwan Janji Akan Peduli PMI
15 Nov 2018 21:20:52 WIB | Juwarih | dibaca 384
Ket: TIM SEKAWAN Sedang Memasang Alat Peraga Kampanye di Blok Lungsemut, Desa Sukadana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Pada Kamis (15/11/2018).
Foto: TIM SEKAWAN (Sedulur Kang Dasiwan)
Indramayu, LiputanBMI - Dasiwan (41), mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Taiwan yang maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD II Kabupaten Indramayu, Jawa Barat nomor urut 4 dari PDI Perjuangan di Dapil III Indramayu berjanji akan mempedulikan nasib TKI dan keluarganya jika nantinya terpilih.

Sebagaimana bunyi slogannya 'Harga Diri TKI adalah Harga Diri NKRI, Lindungi..!,' yang tertera di dalam alat peraga kampanye yang ia sosialisasi ke masyarakat di beberapa titik di Dapil III Indramayu meliputi Kecamatan Jatibarang, Sliyeg, Kertasmaya, Sukagumiwang, Tukdana, Bangodua, dan Kecamatan Widasari.

"Jika saya di beri amanat terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten, saya dan TIM SEKAWAN (Sedulur Kang Dasiwan, Red) permasalahan PMI akan jadi prioritas kerja kami," ucap Dasiwan saat ditemui LiputanBMI di Desa Gadel, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Kamis (15/11/2018).

Dasiwan mengatakan, awalnya maju nyaleg karena ia terdorong oleh rasa kepedulian dan keprihatinannya terhadap permasalahan masyarakat Indramayu yang bekerja di luar negeri. Dia menganggap persoalan PMI di daerahnya masih belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten maupun DPRD.

Padahal menurut Dasiwan, animo masyarakat Indramayu yang memilih untuk bekerja di luar negeri sangat tinggi dan selalu menduduki rangking pertama se-Indonesia sebagai daerah pengirim TKI (Data BNP2TKI jumlah TKI asal Indramayu Januari - Oktober 2018 sebayak 17.865 orang).

"Lebih dari itu, PMI asal Indramayu juga banyak yang mengalami masalah tercatat di data BNP2TKI dari Januari sampai Oktober 2018 ada 97 Kasus," paparnya.

Lanjutnya, sebagai daerah pengirim PMI terbesar dengan jumlah PMI yang bermasalah tertinggi, Pemkab Indramayu sejak dulu sampai sekarang belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang khusus mengatur warganya yang menjadi PMI.

"Atas dasar tersebut hati saya terdorong untuk maju nyaleg, dengan harapan saya bisa menyuarakan dan isu-isu PMI di parlemen," kata Dasiwan.

Dasiwan berjanji jika dirinya nanti terpilih menjadi anggota DPRD kabupaten Indramayu persoalan PMI akan menjadi prioritas dalam kinerjanya sebagai anggota dewan.

Ini yang diprioritaskan Dasiwan jika terpilih sebagai anggota legislatif :
1. Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan PMI
2. Membuat Posko Pengaduan PMI di Tingkat Desa
3. Mempermudah Akses Informasi PMI
4. Mendorong Terwujudnya Biaya Penempatan PMI yang Murah dan Transparan.
5. Mempermudah Proses Pembuatan Dokumen untuk Calon PMI
6. Meningkatkan Fungsi Balai Latihan Kerja (BLK) Daerah untuk Pelatihan Calon PMI dan Asrama Calon PMI
7. Menyediakan Mobil Siaga Perlindungan PMI
8. Pemberdayaan Ekonomi Purna PMI Berbasis Koperasi
9. Menaikkan Anggaran Perlindungan PMI
10.Mendorong Penegakan Hukum Kasus PMI dan TPPO
11.Mengawasi Bantuan Program Sosial Pendidikan, Kesehatan, Pertanian,dll.
(JWR/IYD, 15/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki