Berita > Puisi
[Puisi] Aku Bukan Pahlawan
10 Nov 2018 20:52:20 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1000
Ket: Tuty Tursilawati, 'pahlawan devisa' asal Majalengka yang diperkosa dan dihukum mati di Arab Saudi
Foto: Migrant Care
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Aku ini bukan pahlawan
Sebutan itu tak perlu
Bukan untukku
Pun aku tak pernah mimpi kepulanganku disambut
Nanti, kalau pulangku tinggal jasad pun tak perlu ribut ribut
Bikin malu negara saja

Aku ini cuma mengais rezeki
biar keluargaku tak sakit dan cukup makan tiga kali sehari
biar bapak-simbokku kalau sakitnya agak rumit bisa dibawa ke dokter,
langsung tanpa antrean panjang yang bikin raga rentanya tambah sekarat

Kalau panggilan pahlawan cuma kusandang karena keringatku jadi duit,
Ndak usah saja.
Itu beban penggeli hati saja
Ndak perlu itu, jadi slilit saja

Semua orang pun mesti jadi pahlawan
yang berani lapor begitu melihat Pak Lurah-nya korupsi,
yang kalau ada tetangganya janji ngasih kerja ke Arab Saudi,
berani bilang sampean jangan ngapusi, tak laporkan polisi lho nanti

Pahlawan Devisa itu apa?
Mana ada pahlawan kalau lewat cek imigrasi dimarahi
diinterogasi seolah-olah tilik anak istri itu uji nyali
diteror sampai jadi rendah diri
dari bandara pun sudah diincar pungli

Mana ada pahlawan diperkosa, sudah itu dihukum mati
Aku tak usah kau panggil pahlawan
tak usah repot-repot kunjungan kerja keluar negeri
tapi tak pernah pun tengok kami di kongsi

***
10 november 2018
Karya: Fajar Santoadi


FootNote:
*) simbok (Jawa): ibu
*) slilit (Jawa): sisa makanan tertinggal di antara gigi dan mengganggu kenyamanan, bisa menyebabkan bau mulut tak sedap
*) sampean (Jawa): anda, kamu
*) ngapusi (Jawa): menipu
*) tilik (Jawa) : mengunjungi
*) kongsi (istilah populer di kalanvan buruh migran Malaysia): tempat tinggal buruh migran bersama-sama, biasanya di lokasi bangunan dengan kondisi ala kadarnya.

(FK/FK, 10/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki