Berita > Seputar TKI
Sejak Program Pulang Sukarela Tutup, PMI Undocument di Malaysia Tidak Bisa Pulang
29 Oct 2018 21:50:40 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2779
Ket: ilustrasi
Foto: BBC
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Program Penghantaran Pulang Sukarela (3+1) bagi pekerja migran tak berdokumen atau biasa diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) di Malayisa dinyatakan telah berakhir pada 30 Agustus 2018 lalu.

Program yang diperkenalkan sejak 2014 itu dilaksanakan untuk membolehkan pekerja migran tak berdokumen, termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyerahkan diri dan hanya dengan membayar kompaun, mereka bisa pulang ke negara asal.

Sebelum program berakhir, dalam berbagai kesempatan KBRI Kuala Lumpur telah mengimbau agar WNI/PMI di Malaysia yang tak berdokumen untuk mendaftar program ini.

Namun faktanya, tidak semua PMI tak berdokumen bisa mengikuti program tersebut. Akibatnya, PMI tak berdokumen yang saat ini masih berada di Malaysia tidak bisa pulang, seperti dialami PMI asal Kediri, Jawa Timur yang mengaku bernama Rohman.

Saat ini, perwakilan pemerintah RI di Malaysia masih tetap melayani permohonan pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Akan tetapi, sejak program pulang sukarela berakhir, belum ada ‘jalan pulang’ bagi WNI/PMI pemegang SPLP yang notabene merupakan PMI undocumented.

“Saya sudah mengurus SPLP, tapi tetap saja tidak bisa pulang karena program pulang sukarela sudah tutup,” kata Rohman kepada LiputanBMI melalui pesan singkat, Minggu (28/10).

Rohman berharap, perwakilan pemerintah RI di Malaysia melakukan upaya untuk mencarikan jalan pulang bagi PMI tak berdokumen karena menurutnya, saat ini banyak PMI seperti dirinya yang menunggu program pulang dengan membayar kompaun dibuka lagi.

“Saya berharap perwakilan pemerintah RI bisa melobi Malaysia agar progrm pulang dengan membayar kompaun dibuka lagi,” harapnya.
(FK/FK, 29/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki