Berita > Seputar TKI
Polisi Taiwan Tangkap 17 Pekerja Vietnam yang Sembelih Anjing
27 Oct 2018 22:47:18 WIB | Hani Tw | dibaca 1018
Ket: Edaran larangan membunuh binatang dan salah satu TKA Vietnam tertangkap
Foto: Internet
Taipei, LiputanBMI - Sebanyak tujuh belas pekerja asing asal Vietnam yang bekerja di wilayah Fongyuen, Taichung tertangkap ketika sedang beramai-ramai menikmati masakan daging anjing di warung makan pada Jumat (26/10/2018).

Seperti dilansir media lokal Appledaily Sabtu (26/10), kejadian tersebut berawal dari adanya laporan kantor dinas perlindungan hewan yang melihat beberapa migran asing akan menyembelih anjing untuk dimakan di lokasi pabrik pengolahan limbah Fongyuan.

Menerima laporan tersebut kepolisian Fongyuan segera menuju ke tempat kejadian, tetapi sangat disayangkan anjing itu telah disembelih dan sudah dimasak.

Saat melakukan penggeledahan hanya ditemukan kepala anjing dalam plastik hitam dan beberapa piring masih di atas meja yang berisi daging anjing yang sudah dimasak.

Saat diinterogasi polisi, tidak ada satu pun dari ketujuh belas pekerja migran Vietnam yang mengaku menyembelih anjing tersebut. Untuk mencari tahu siapa yang menyembelih anjing tersebut, petugas segera menugaskan tim forensik kriminal ke tempat kejadian dan melakukan tes darah kepada masing-masing tersangka .

Setelah petugas forensik kriminal mengumpulkan bukti, seorang wanita yang bermarga Yuan(36) merasa ketakutan dan mengatakan kalau anjing itu bukan ia yang menyembelihnya sambil menunjuk ke arah pria yang bermarga Cia (52) dan mengatakan bahwa Cialah yang menyembelih.

Menurut pengakuan kedua tersangka tersebut, di Vietnam diperbolehkan makan daging anjing dan mengaku tidak tahu kalau di Taiwan ada larangan menyembelih anjing dan memakannya. Kemudian mereka dibawa ke kantor polisi untuk melakukan penyelidikan lanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Divisi Perlindungan Hewan Kota Taichung, Chiang Shu-Fang( 姜淑芳) menyatakan bahwa bagi siapa saja yang membunuh kucing dan anjing dapat dijatuhi hukuman di atas dua tahun penjara dan membayar denda sebesar NTD 2.000.000. Bagi mereka yang makan daging kucing dan anjing juga akan dikenakan denda NTD50.000 ~ NTD250.000.

Chiang Shu-Fang juga mengingatkan kepada pekerja asing yang membunuh kucing, anjing atau hewan lainnya, selain melanggar "Hukum Perlindungan Hewan " juga akan dikenakan denda dan hukuman sesuai undang- undang yang berlaku bahkan bisa dicabut izin kerjanya serta akan dipulangkan ke negara asal.

Apabila migran asing diketahui menyembelih atau memasak daging anjing di dalam mess perusahaan, maka majikan juga termasuk telah melakukan pelanggaran dan akan dikenakan denda NTD15.000 ~ NTD75.000.
(HNI/IYD, 27/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki